Tips & Trik4 menit baca

Uang Makan dan Transport Karyawan Salon: Tetap, Harian, atau Tidak Ada

Tunjangan tetap, uang harian per kehadiran, atau makan disediakan: dampaknya ke upah minimum, THR, BPJS, pajak, dan kehadiran tim.

Tim Kasera

27 September 2026

Poin Penting

  • Tidak ada aturan yang mewajibkan uang makan atau transport. Begitu tertulis di perjanjian kerja, pembayarannya menjadi hak karyawan.
  • Tunjangan tetap bulanan ikut menjadi dasar THR dan iuran BPJS, tetapi boleh dihitung untuk memenuhi upah minimum.
  • Uang harian per kehadiran tidak menjadi dasar THR dan BPJS, dan tidak boleh dihitung sebagai bagian dari upah minimum.
  • Tetapkan satu tarif per lokasi, bukan per jarak rumah tiap orang, dan tinjau setahun sekali setelah upah minimum baru diumumkan.
  • Hitung hari hadir dari rekap absensi, bukan ingatan, dan tulis uang makan sebagai baris tersendiri di slip gaji.
  • Uang makan tunai adalah penghasilan karyawan untuk PPh 21. Makanan yang disediakan untuk seluruh karyawan di tempat kerja tidak.

Uang makan dan transport karyawan salon bisa diberikan dalam tiga bentuk, dan bentuknya menentukan lebih banyak hal daripada nominalnya. Tunjangan tetap bulanan ikut menjadi dasar THR dan iuran BPJS. Uang harian yang dibayar per hari hadir tidak ikut, tetapi juga tidak boleh dihitung untuk memenuhi upah minimum. Makan yang disediakan salon bukan uang sama sekali. Tidak ada aturan yang mewajibkan salon memberi uang makan atau transport. Yang wajib adalah upah minimum dan apa pun yang sudah tertulis di perjanjian kerja. Jadi pertanyaan soal uang makan karyawan salon bukan wajib atau tidak, melainkan bentuk mana yang cocok dengan cara salon membayar timnya.

Tiga Bentuk dan Akibatnya

Tunjangan tetap dibayar dengan nominal yang sama setiap bulan, tidak bergantung pada kehadiran. Misalnya Rp 500.000 per bulan untuk makan dan transport. Karena termasuk komponen upah bersama gaji pokok, tunjangan ini ikut menjadi dasar THR karyawan salon, uang pisah atau pesangon, dan iuran BPJS. Keuntungannya, tunjangan tetap boleh dihitung untuk memenuhi upah minimum, selama gaji pokok tetap paling sedikit 75 persen dari gaji pokok ditambah tunjangan tetap.

Uang harian dibayar untuk setiap hari karyawan benar-benar hadir, misalnya Rp 25.000 per hari. Stylist yang masuk 26 hari menerima Rp 650.000, yang masuk 23 hari menerima Rp 575.000. Ini tunjangan tidak tetap: tidak masuk dasar THR, tidak masuk dasar iuran BPJS, dan tidak boleh dipakai untuk menutup kekurangan dari upah minimum. Bentuk ini paling umum di salon karena langsung terkait dengan kehadiran, dan perbedaan tunjangan tetap dan tidak tetap inilah yang paling sering keliru di slip gaji.

Makan disediakan berarti salon membeli atau memasak makan siang untuk tim, misalnya nasi kotak Rp 15.000 sampai Rp 20.000 per porsi. Salon memegang jam makan dan porsinya, dan tidak ada uang yang perlu dihitung per orang. Kelemahannya, karyawan yang tidak makan di salon tidak mendapat pengganti, jadi aturannya perlu disepakati sejak awal.

Selisih biayanya nyata. Salon dengan lima karyawan yang memberi Rp 650.000 per orang mengeluarkan Rp 3.250.000 per bulan dalam dua bentuk pertama. Sebagai tunjangan tetap, angka itu menambah THR sebesar Rp 3.250.000 setahun dan menambah dasar iuran BPJS karyawan, dengan bagian pemberi kerja sekitar sepersepuluh dari tambahan itu setiap bulan. Sebagai uang harian, keduanya tidak bertambah.

Menentukan Nominalnya

Patokan uang makan yang paling mudah dipertahankan: cukup untuk satu kali makan sederhana di dekat salon. Di ruko pinggir kota itu bisa Rp 15.000 sampai Rp 20.000. Di dalam mal, di mana makan siang termurah di food court sering di atas Rp 35.000, uang makan Rp 20.000 terasa seperti potongan gaji. Transport dihitung dengan cara yang sama: ongkos pulang pergi yang wajar untuk jarak rata-rata tim, bukan untuk orang yang rumahnya paling jauh.

Tetapkan satu tarif per lokasi, bukan per orang menurut jarak rumah. Tarif per jarak memancing perbandingan antar karyawan dan harus dihitung ulang setiap kali seseorang pindah kos. Pengecualiannya pekerjaan di luar salon, seperti rias pengantin di lokasi atau layanan ke rumah pelanggan. Untuk itu, ganti ongkos sesungguhnya per pekerjaan dengan bukti, terpisah dari uang transport harian.

Tinjau nominalnya setahun sekali, setelah upah minimum baru diumumkan. Uang makan yang tidak naik selama tiga tahun diam-diam menjadi lebih kecil setiap tahun.

Aturan yang Perlu Ditulis

Uang harian membutuhkan definisi hadir yang jelas. Aturan yang cukup sederhana: dibayar bila karyawan bekerja minimal separuh jam shift. Jangan memotong uang makan karena terlambat. Keterlambatan sudah punya aturannya sendiri, dan satu kesalahan yang dihukum dua kali menimbulkan dendam yang lebih mahal daripada selisih Rp 25.000.

Putuskan juga tiga hal lain sebelum ada yang bertanya. Hari sakit dengan surat dokter: sebaiknya tetap dibayar, karena stylist yang khawatir kehilangan uang harian akan tetap datang dalam keadaan flu dan menulari pelanggan di kursi. Hari cuti tahunan: biasanya tidak dibayar, dan itu harus tertulis. Hari salon tutup, misalnya libur Lebaran: tidak dibayar, karena memang tidak ada kehadiran.

Waktu pembayaran juga berpengaruh. Uang harian yang dibayar mingguan, bukan digabung dengan gaji bulanan, mengurangi permintaan kasbon di pertengahan bulan dari karyawan yang kehabisan uang untuk makan dan bensin.

Mencatat dan Membayarnya

Hitung hari hadir dari catatan, bukan dari ingatan kepala salon di akhir bulan. Absensi karyawan di Kasera mencocokkan jam masuk setiap orang dengan jadwal shift-nya dan menandai hadir, terlambat, pulang lebih awal, atau tidak masuk. Hari kerja di luar jadwal ditandai terpisah, dan hari itu tetap dihitung sebagai hari hadir untuk uang harian.

Bayar dari dana gaji, bukan dari laci kasir setiap sore. Uang yang keluar dari laci tanpa transaksi akan muncul sebagai selisih kas. Di Keuangan Kasera, catat uang makan dan transport di kategori Gaji bersama gaji pokok, karena kategori itu memang untuk gaji pokok dan tunjangan, sementara komisi dihitung terpisah. Di slip gaji, tulis sebagai baris sendiri: jumlah hari dikali tarif. Susunan lengkap gaji pokok, tunjangan, komisi, dan potongan dalam satu slip ada di cara menghitung gaji dan komisi salon.

Soal Pajak

Uang makan dan transport yang dibayar tunai adalah penghasilan karyawan, dalam bentuk tetap maupun harian. Nilainya masuk penghasilan bruto untuk perhitungan PPh 21. Karyawan dengan total penghasilan kecil sering tidak terpotong sama sekali, tetapi angkanya tetap harus tercatat. Makanan dan minuman yang disediakan untuk seluruh karyawan di tempat kerja diperlakukan berbeda: menurut PMK 66 Tahun 2023, natura seperti itu dikecualikan dari penghasilan karyawan. Kewajiban pajak salon secara keseluruhan dirangkum di pajak salon.

Tim Kasera

Kasera membantu pemilik salon, barbershop, dan spa di Indonesia mengelola bisnis mereka dengan lebih efisien.

Siap modernisasi salon?

Bergabung dengan salon dan barbershop di Indonesia yang berkembang bersama Kasera.

Gratis 14 hari. Tanpa kartu kredit.