Tips & Trik4 menit baca

THR Karyawan Salon: Aturan, Hitungan, dan Cara Menyiapkan Dananya

Siapa yang berhak terima THR, cara menghitung prorata untuk stylist komisi, dan cara menyiapkan dananya sejak jauh hari.

Tim Kasera

4 Agustus 2026

Poin Penting

  • Berhak menerima THR: karyawan dengan masa kerja terus menerus minimal satu bulan, baik kontrak maupun tetap.
  • Masa kerja di bawah 12 bulan dihitung proporsional, yaitu masa kerja dibagi 12 dikali satu bulan upah.
  • Dasar hitungnya gaji pokok ditambah tunjangan tetap. Untuk stylist berupah komisi murni, dipakai rata-rata upah 12 bulan terakhir.
  • Batas pembayaran tujuh hari sebelum hari raya, penuh dan tanpa dicicil. Keterlambatan dikenai denda 5 persen.
  • Sisihkan seperdua belas dari total kewajiban THR setiap bulan di rekening terpisah dari kas operasional.

THR karyawan salon wajib dibayarkan kepada siapa pun yang sudah bekerja terus menerus minimal satu bulan, baik berstatus kontrak maupun tetap, paling lambat tujuh hari sebelum hari raya, dan harus dibayar penuh tanpa dicicil. Dasarnya Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 6 Tahun 2016, dengan penegasan kewajiban dan sanksi di Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2021. Bagian yang membuat pemilik salon bingung bukan kewajibannya, melainkan cara menghitungnya, karena sebagian besar stylist dibayar dengan campuran gaji pokok dan komisi.

Siapa yang Berhak Menerima THR

Syaratnya satu: masa kerja terus menerus minimal satu bulan. Stylist yang baru masuk enam minggu sebelum lebaran tetap berhak, meskipun nominalnya kecil. Status kontrak dan tetap sama-sama berhak. Aturan THR karyawan juga tidak membedakan jenis pekerjaan, sehingga stylist, kasir, dan tenaga kebersihan diperlakukan sama.

Yang perlu dicek lebih teliti adalah orang yang bekerja tanpa hubungan kerja yang jelas: stylist penyewa kursi, terapis yang dipanggil hanya saat ada booking besar, atau tukang cuci handuk yang dibayar per karung. Status mereka ditentukan isi perjanjiannya, bukan sebutan yang dipakai sehari-hari. Kalau ada perintah kerja, jam kerja, dan upah dari salon, hubungan kerja itu ada dan kewajiban THR mengikutinya. Perjelas dulu lewat kontrak kerja stylist di luar musim lebaran, bukan saat perhitungan sudah berjalan.

Rumus THR dan Contoh Hitungannya

Cara menghitung THR bertumpu pada dua angka saja: masa kerja dan satu bulan upah. Masa kerja 12 bulan atau lebih menerima satu bulan upah. Masa kerja kurang dari 12 bulan menerima hitungan proporsional: masa kerja dibagi 12, dikali satu bulan upah.

Definisi satu bulan upah inilah yang sering keliru. Yang dipakai adalah upah tanpa tunjangan, atau gaji pokok ditambah tunjangan tetap. Tunjangan tetap berarti nominalnya sama setiap bulan dan tidak bergantung kehadiran atau hasil kerja, misalnya tunjangan transport bulanan yang dibayar rata. Komisi layanan, bonus penjualan produk, dan uang lembur berubah tiap bulan, sehingga bukan tunjangan tetap.

Empat contoh mencakup hampir semua kasus di salon.

Kasir dengan gaji pokok Rp 3.500.000 ditambah tunjangan transport tetap Rp 300.000, masa kerja tiga tahun. THR-nya Rp 3.800.000.

Stylist yang baru bekerja lima bulan dengan gaji pokok Rp 3.000.000. Hitungannya lima dibagi dua belas, dikali Rp 3.000.000, hasilnya Rp 1.250.000.

Stylist yang dibayar sepenuhnya dari komisi tanpa gaji pokok. Untuk pekerja dengan upah berdasarkan satuan hasil, satu bulan upah dihitung dari rata-rata upah 12 bulan terakhir. Kalau total penerimaannya setahun Rp 54.000.000, rata-ratanya Rp 4.500.000, dan itulah THR yang dibayarkan.

Stylist komisi murni yang baru bekerja tujuh bulan dengan total penerimaan Rp 24.500.000. Rata-rata per bulan Rp 3.500.000, dikali tujuh per dua belas, hasilnya sekitar Rp 2.041.000.

Salon yang belum menyimpan catatan penerimaan per stylist per bulan akan tersandung di dua contoh terakhir. Rekap komisi bulanan yang lengkap membuat hitungan ini selesai dalam hitungan menit, dan cara menyusunnya dibahas di cara menghitung komisi stylist. Pemisahan gaji pokok, tunjangan tetap, dan komisi yang menjadi dasar hitungan ini disiapkan lewat struktur gaji karyawan salon.

Menyiapkan Dananya Sejak Sekarang

THR terasa berat karena dibayar sekaligus, padahal kewajibannya tumbuh sedikit demi sedikit setiap bulan. Perlakukan seperti tagihan bulanan.

Hitung dulu perkiraan totalnya. Salon dengan lima karyawan dan rata-rata satu bulan upah Rp 3.600.000 memikul kewajiban THR sekitar Rp 18.000.000. Bagi dua belas, ketemu Rp 1.500.000 yang perlu disisihkan tiap bulan. Angka itu jauh lebih mudah dikelola daripada mencari Rp 18.000.000 di minggu terakhir puasa.

Simpan di rekening terpisah, bukan di rekening operasional. Uang yang tercampur akan terpakai untuk belanja stok atau perbaikan alat, dan itu hampir selalu terjadi. Pemisahan rekening ini bagian dari kebiasaan yang sama dengan pengelolaan arus kas.

Hitung ulang setiap ada karyawan baru atau kenaikan gaji, minimal tiga bulan sekali. Salon yang menambah dua stylist pada bulan Oktober memikul kewajiban berbeda dengan yang dihitung pada bulan Januari.

Ada satu keuntungan waktu: bulan Ramadan biasanya jadi periode paling ramai untuk salon, sehingga pemasukan tambahan datang tepat sebelum THR jatuh tempo. Perencanaan promosinya dibahas di promosi salon saat Ramadan. Meski begitu, pemasukan Ramadan sebaiknya bukan satu-satunya sumber dana, karena tanggal hari raya bergeser tiap tahun dan pola belanja pelanggan ikut berubah.

Kesalahan yang Paling Sering Terjadi

Mencicil THR. Surat edaran Menteri Ketenagakerjaan menegaskan THR dibayar penuh dan tidak boleh dicicil.

Terlambat membayar. Keterlambatan dikenai denda 5 persen dari total THR yang seharusnya dibayarkan, dan denda itu tidak menghapus kewajiban membayar THR-nya.

Memotong THR karena karyawan sering izin atau sedang cuti. Dasar hitungnya masa kerja dan upah, bukan tingkat kehadiran.

Memakai take-home pay sebagai dasar hitung untuk semua orang. Bagi karyawan bergaji pokok, dasarnya gaji pokok ditambah tunjangan tetap, bukan total yang diterima bulan lalu yang kebetulan besar karena komisi sedang tinggi.

Lupa memasukkan THR sebagai biaya usaha. THR termasuk komponen biaya karyawan dan berpengaruh pada perhitungan pajak, yang dibahas di pajak salon.

Aturan ketenagakerjaan diperbarui lewat surat edaran menteri setiap tahun menjelang hari raya. Konfirmasikan tenggat dan ketentuan terakhir ke Dinas Ketenagakerjaan setempat sebelum pembayaran dilakukan.

Tim Kasera

Kasera membantu pemilik salon, barbershop, dan spa di Indonesia mengelola bisnis mereka dengan lebih efisien.

Siap modernisasi salon?

Bergabung dengan salon dan barbershop di Indonesia yang berkembang bersama Kasera.

Gratis 14 hari. Tanpa kartu kredit.