Fitur Utama

Aplikasi Kasir Salon yang Mencatat Layanan, Stylist, dan Komisi

Kasir digital yang paham salon: setiap transaksi tahu siapa stylist-nya, bukan POS restoran yang dipaksakan.

Sistem POS lengkap untuk salon. Catat layanan, kelola produk retail, lacak performa stylist, dan checkout dalam hitungan detik.

Cara Kerja POS & Layanan

Tampilan di bawah meniru layar Kasera yang sebenarnya, dengan data contoh. Sebagian bisa dicoba langsung.

  1. 1

    Pilih Layanan dan Produk di Tab POS

    Ketuk layanan yang dikerjakan, lalu tambahkan produk retail dari tab Produk ke keranjang yang sama. Setiap item menampilkan harga, durasi, atau sisa stok, dan tombol Checkout di bawah layar selalu menunjukkan total keranjang.

    POSSalon Ayu
    Pilih pelanggan
    Semua kategori
    1
    Checkout • Rp 150.0001
  2. 2

    Tetapkan Stylist yang Mengerjakan

    Di halaman Checkout, kolom Staf wajib diisi sebelum pembayaran. Pilih stylist yang mengerjakan dari daftar tim, dan namanya tercatat di transaksi itu sebagai dasar komisinya.

    Checkout
    Hair SpaRp 150.000
    1
    Atur
    Serum Rambut 50 mlRp 95.000
    1
    Atur
    Rani
    Staf *Multi Staff
    SubtotalRp 245.000
  3. 3

    Terima Tunai atau QRIS

    Tekan Bayar, lalu pilih metodenya. Untuk tunai, masukkan uang yang diterima dan kembalian dihitung langsung. Untuk QRIS, pelanggan memindai kode dari layar dan transaksi selesai begitu pembayaran masuk. Struk bisa dikirim lewat WhatsApp.

    Checkout
    Hair SpaRp 150.000
    1
    Atur
    Serum Rambut 50 mlRp 95.000
    1
    Atur
    Rani
    Staf *Multi Staff
    SubtotalRp 245.000
  4. 4

    Komisi Tercatat untuk Setiap Stylist

    Setiap item yang terjual langsung menjadi catatan komisi berstatus Tertunda di halaman Komisi dashboard. Pemilik memantau total per stylist hari ini, lalu menandainya dibayar saat komisi diserahkan.

    Komisi

    Lacak pendapatan komisi dan pembayaran staf

    HariMingguBulanTahunKustom

    Total Komisi

    Rp 487.200

    10 entri

    Tertunda

    Rp 487.200

    Dibayar

    Rp 0

    Per Anggota Staf

    Total tertunda

    Ayu Lestari

    Rp 85.500 Tertunda · Rp 0 Dibayar

    Dewi Kartika

    Rp 135.000 Tertunda · Rp 0 Dibayar

    Maya Putri

    Rp 266.700 Tertunda · Rp 0 Dibayar

    Catatan Komisi(7)

    LayananPelangganKomisiStatus

    Dewi Kartika

    ORD-20261015-0006 · Rani

    Rp 73.500Tertunda

    Dewi Kartika

    APT-20261013-007 · Nadia

    Rp 61.500Tertunda

    Ayu Lestari

    ORD-20261015-0005 · Yuni

    Rp 36.000Tertunda

    Maya Putri

    ORD-20261015-0004 · Fitri

    Rp 131.700Tertunda

    Ayu Lestari

    ORD-20261015-0003

    Rp 24.000Tertunda

    Maya Putri

    ORD-20261015-0002 · Intan

    Rp 135.000Tertunda

    Ayu Lestari

    ORD-20261015-0001 · Mega

    Rp 25.500Tertunda

Sebagian besar aplikasi kasir di Indonesia dibuat untuk restoran atau minimarket. Aplikasi kasir salon butuh hal yang berbeda: setiap transaksi mencatat layanan, durasi, stylist atau barber yang mengerjakan, produk yang dibawa pulang, dan metode pembayaran. Tanpa itu, kasir kembali ke nota kertas, kalkulator, dan rekap komisi di spreadsheet.

Ambil contoh Sabtu sore yang penuh. Satu pelanggan datang dari booking online, satu walk-in, satu lagi hanya membeli shampoo. Dengan nota manual, kasir harus menulis tiga nota, menghitung diskon sendiri, dan mengingat siapa yang mengerjakan siapa. Di akhir hari, selalu ada nota yang hilang atau tulisan yang tidak terbaca.

POS Kasera dibuat untuk alur itu. Layanan dan produk retail masuk ke keranjang yang sama, kolom staf wajib diisi sebelum pembayaran, dan setiap item langsung tercatat sebagai komisi stylist yang mengerjakannya. Karena terhubung dengan booking online, pelanggan yang sudah reservasi muncul di tab Booking, dan deposit yang dibayar saat booking sudah dipotong dari tagihan.

Kasir Kasera jalan di aplikasi Android dan iPhone, juga di browser tablet atau komputer, jadi tidak perlu membeli mesin kasir baru. Pembayaran bisa tunai dengan hitungan kembalian, QRIS, atau Virtual Account, sesuai metode yang diaktifkan salon.

Komisi sering menjadi sumber perdebatan. Stylist yang merasa perhitungannya tidak adil cenderung pindah ke salon lain. Di Kasera, komisi dihitung dari tarif yang diatur pemilik, dan setiap catatan menyebut transaksi asalnya, jadi angka di akhir minggu bisa diperiksa satu per satu. Data yang sama mengisi laporan performa per stylist dan per layanan.

Dari Kasir Manual ke Kasir Salon Digital

Pindah ke kasir salon digital tidak harus serentak. Mulai dari daftar layanan dan harga, lalu catat transaksi hari itu juga; produk retail dan stok bisa menyusul minggu berikutnya, dan komisi ikut terhitung begitu setiap transaksi menyebut stylist yang mengerjakan. Nota kertas boleh tetap dipakai beberapa hari sebagai pembanding sampai rekap malam cocok. Urutan lengkapnya, termasuk cara menyiapkan tim, ada di panduan transisi dari kasir manual ke digital.

Panduan langkah demi langkahnya ada di dokumentasi Kasera: cara menjalankan POS dan checkout.

Contoh Skenario

Pemilik salon rambut dengan 5 stylist

Masalah

Masih pakai nota kertas dan kalkulator untuk setiap transaksi. Di akhir bulan, angka tidak pernah cocok dan tidak tahu layanan mana yang paling menguntungkan. Rekap komisi stylist memakan waktu satu hari penuh setiap bulannya.

Solusi

Dengan POS Kasera, setiap layanan tercatat digital: siapa stylist-nya, layanan apa, dan berapa pendapatannya. Komisi kelima stylist tercatat otomatis dari setiap transaksi, jadi akhir bulan hanya perlu memeriksa angkanya lalu menandainya dibayar. Pelanggan juga bisa bayar via QRIS langsung dari HP atau tablet di meja kasir.

Pemilik barbershop dengan 3 barber

Masalah

Menghitung komisi barber secara manual setiap minggu. Sering ada selisih karena nota tulisan tangan sulit dibaca, dan barber merasa perhitungannya tidak transparan. Situasi ini pernah membuat satu barber andalan pindah ke tempat lain.

Solusi

Setelah pakai POS Kasera, setiap transaksi mencatat barber yang melayani. Komisi tercatat otomatis, dan setiap barber bisa memantau pendapatannya sendiri dari aplikasi. Tidak ada lagi perdebatan soal angka di akhir minggu.

Pemilik nail studio

Masalah

Menjual paket nail art plus produk perawatan kuku, tapi pencatatan layanan dan penjualan produk terpisah. Sering lupa mencatat produk yang terjual, sehingga stok di etalase tidak pernah akurat.

Solusi

Dengan POS Kasera, layanan nail art dan produk retail tercatat dalam satu transaksi. Di paket dengan fitur inventaris, stok produk berkurang otomatis setiap kali terjual, jadi waktu restock terlihat sebelum etalase kosong.

Kemampuan Lengkap

Layanan dan produk dalam satu transaksi

Layanan yang dikerjakan, produk yang dibawa pulang, diskon, dan metode pembayaran tercatat dalam satu pesanan dengan nomornya sendiri. Semua data langsung masuk ke laporan tanpa input ulang.

Stok produk retail

Jual shampoo, serum, dan produk perawatan dari tab Produk. Di paket Professional dan Flagship, stok berkurang otomatis setiap kali produk terjual, jadi kehabisan produk andalan tidak terjadi tanpa disadari.

Komisi stylist otomatis

Komisi dihitung dari tarif yang diatur pemilik untuk setiap item yang dikerjakan stylist. Pemilik memantau komisi yang masih tertunda di dashboard, dan stylist bisa memantau pendapatannya sendiri dari aplikasi.

Terhubung dengan booking online

Pelanggan yang sudah reservasi muncul di tab Booking pada POS, lengkap dengan stylist dan sisa tagihannya. Deposit yang dibayar saat booking sudah dipotong dari total yang harus dibayar di kasir.

Tantangan yang Diselesaikan

Jadwal stylist bentrok dan pelanggan kecewa

No-show pelanggan tanpa konfirmasi

Catatan pembayaran masih manual di buku

Sulit menghitung komisi stylist yang adil

Pertanyaan Umum

Siap modernisasi salon?

Bergabung dengan salon dan barbershop di Indonesia yang berkembang bersama Kasera.

Gratis 14 hari. Tanpa kartu kredit.