Pesangon Karyawan Salon: Hitungan dan Prosedur PHK
Cara menghitung pesangon, uang penghargaan masa kerja, dan uang penggantian hak karyawan salon menurut PP 35/2021, plus langkah PHK yang sah.
Terakhir diverifikasi: 8 Oktober 2026
Pesangon karyawan salon adalah hak karyawan tetap (perjanjian kerja waktu tidak tertentu, atau PKWTT) yang di-PHK, dan terdiri dari tiga komponen: uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, dan uang penggantian hak. Besarnya ditentukan oleh tiga hal: masa kerja, upah sebulan, dan alasan PHK. Aturannya ada di Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021. Stylist dengan kontrak waktu tertentu (PKWT) tidak menerima pesangon. Hak mereka adalah uang kompensasi ketika kontrak berakhir.
Cara menghitung pesangon dimulai dari tabel masa kerja. Uang pesangon dimulai dari satu bulan upah untuk masa kerja di bawah satu tahun. Angkanya naik satu bulan setiap tahun dan berhenti di sembilan bulan untuk masa kerja delapan tahun atau lebih. Uang penghargaan masa kerja baru muncul setelah tiga tahun: dua bulan upah untuk masa kerja tiga sampai enam tahun, naik satu bulan setiap tiga tahun, dan mencapai sepuluh bulan untuk 24 tahun atau lebih. Uang penggantian hak mencakup cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur, ongkos pulang ke tempat karyawan diterima bekerja, serta hak lain yang tertulis di perjanjian kerja.
Alasan PHK karyawan salon menentukan pengali pesangonnya. PHK karena efisiensi untuk mencegah kerugian memakai satu kali pesangon. Efisiensi karena salon sudah merugi, atau salon tutup karena merugi, memakai setengah kali. Karyawan yang mengundurkan diri tidak menerima pesangon maupun uang penghargaan masa kerja. Haknya hanya uang penggantian hak, ditambah uang pisah bila besarnya diatur di perjanjian kerja atau peraturan perusahaan.
Upah yang menjadi dasar hitungan adalah gaji pokok ditambah tunjangan tetap. Untuk stylist bergaji pokok plus komisi, komisi yang naik turun umumnya tidak ikut dihitung. Untuk stylist yang dibayar murni dari komisi, upah sebulan diambil dari rata-rata penghasilan dua belas bulan terakhir, yang bisa dijumlahkan dari rekap komisi stylist per periode. Itu sebabnya susunan upah yang ditulis di kontrak kerja stylist menentukan besarnya hak ketika hubungan kerja berakhir, jauh sebelum ada niat PHK.
Hitungan di halaman ini mengacu pada PP 35/2021 dan Undang-Undang Cipta Kerja sebagaimana berlaku saat penyusunan. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 meminta pembentukan undang-undang ketenagakerjaan yang baru, sehingga ketentuannya bisa berubah. Cocokkan dengan Dinas Tenaga Kerja setempat atau konsultan hukum ketenagakerjaan sebelum surat PHK diserahkan.
Cara Kerja
Pastikan Alasannya Sah dan Ada Buktinya
Undang-undang melarang PHK karena karyawan hamil, melahirkan, atau menyusui, menikah, menjalankan ibadah yang diwajibkan agamanya, atau sakit dengan surat dokter selama tidak lebih dari dua belas bulan berturut-turut. Untuk pelanggaran biasa seperti sering terlambat, jalurnya surat peringatan pertama, kedua, dan ketiga, masing-masing berlaku paling lama enam bulan. Simpan setiap surat peringatan yang sudah ditandatangani, karena tanpa dokumen itu alasan PHK sulit dipertahankan di mediasi.
Hitung Masa Kerja dan Upah Dasar
Masa kerja dihitung dari hari pertama bekerja sampai tanggal PHK. Upah dasar adalah gaji pokok ditambah tunjangan tetap, yaitu tunjangan yang dibayar dalam jumlah sama setiap bulan tanpa bergantung pada kehadiran. Untuk stylist yang dibayar dari komisi saja, jumlahkan penghasilan dua belas bulan terakhir lalu bagi dua belas. Pakai angka yang benar-benar dibayarkan, bukan target atau perkiraan.
Serahkan Surat Pemberitahuan Tertulis
Maksud dan alasan PHK disampaikan dalam surat, paling lambat 14 hari kerja sebelum tanggal PHK, atau 7 hari kerja bila karyawan masih dalam masa percobaan. Pemberitahuan lewat chat atau ucapan di depan rekan kerja tidak memenuhi syarat. Karyawan yang tidak setuju menyampaikan penolakan tertulis paling lama 7 hari kerja setelah menerima surat.
Berunding, Lalu Tuangkan dalam Perjanjian Bersama
Bila karyawan menolak, perundingan bipartit antara salon dan karyawan berlangsung paling lama 30 hari kerja. Kesepakatan dituangkan dalam Perjanjian Bersama yang ditandatangani kedua pihak, lalu didaftarkan di Pengadilan Hubungan Industrial pada pengadilan negeri setempat supaya mengikat. Bila tidak tercapai kesepakatan, perselisihan berlanjut ke mediasi di Dinas Tenaga Kerja kabupaten atau kota.
Bayar, Potong Pajak, dan Serahkan Dokumen
Bayar seluruh hak bersama gaji dan komisi terakhir yang sudah menjadi hak karyawan. Pesangon dan uang penghargaan masa kerja dikenai PPh 21 final dengan tarif berjenjang, terpisah dari potongan bulanan. Serahkan bukti potong, rincian hitungan, dan surat keterangan kerja. Laporkan juga berakhirnya hubungan kerja ke BPJS Ketenagakerjaan, karena karyawan memerlukannya untuk mencairkan Jaminan Hari Tua dan mengajukan Jaminan Kehilangan Pekerjaan.
Contoh Skenario
Pemilik salon yang menutup satu dari dua cabang
Masalah
Cabang kedua merugi selama satu setengah tahun dan akan ditutup akhir bulan. Ada dua stylist dan satu kasir di sana, dan pemilik belum tahu berapa yang harus disiapkan.
Solusi
Langkah pertama adalah menawarkan pindah ke cabang utama secara tertulis, dengan masa kerja tetap dihitung dari awal. Bagi yang tetap di-PHK, alasan efisiensi karena kerugian memakai setengah kali pesangon, satu kali uang penghargaan masa kerja, dan uang penggantian hak. Stylist dengan masa kerja 4 tahun 3 bulan dan upah dasar Rp 3.800.000 menerima pesangon 2,5 bulan upah (Rp 9.500.000), uang penghargaan masa kerja 2 bulan upah (Rp 7.600.000), ditambah sisa cutinya. Siapkan laporan keuangan cabang sebagai bukti kerugian, karena alasan inilah yang menentukan pengali setengah kali.
Pemilik barbershop dengan capster yang sering terlambat
Masalah
Seorang capster terlambat lebih dari satu jam beberapa kali setiap bulan, dan pelanggan yang sudah booking terpaksa menunggu. Pemilik ingin langsung memberhentikannya.
Solusi
Keterlambatan adalah pelanggaran biasa, bukan pelanggaran mendesak, jadi jalurnya surat peringatan. Setiap surat menyebut tanggal keterlambatan, aturan yang dilanggar, dan konsekuensinya. Bila pelanggaran berulang setelah surat peringatan ketiga dan masih dalam masa berlakunya, PHK bisa dilakukan dengan hak setengah kali pesangon, satu kali uang penghargaan masa kerja, dan uang penggantian hak. Data jam masuk dari absensi menjadi bukti yang lebih kuat daripada ingatan.
Pemilik salon yang stylist seniornya resign mendadak
Masalah
Stylist dengan masa kerja enam tahun mengirim pesan berhenti pada hari itu juga dan pindah ke salon lain. Pemilik ingin menahan gaji dan komisi bulan terakhirnya sebagai ganti rugi.
Solusi
Gaji dan komisi yang sudah menjadi hak tetap wajib dibayar. Yang berubah adalah uang pisah: syarat resign adalah pengajuan tertulis paling lambat 30 hari sebelumnya dan tetap bekerja sampai tanggal berhenti, dan uang pisah hanya ada bila besarnya diatur di perjanjian kerja atau peraturan perusahaan. Uang penggantian hak, termasuk sisa cuti, tetap dibayar. Cara menjaga pelanggan setelah kepergian stylist seperti ini dibahas di menghadapi stylist bintang yang resign.
Pertanyaan Umum
Fitur Terkait
Manajemen Tim
Kelola tim salon: jadwal shift, komisi otomatis, hak akses per role, dan tracking kehadiran. Dari stylist sampai satpam dan office boy, satu sistem.
Pengeluaran & Laba Rugi
Catat sewa, gaji, dan biaya lain per kategori. Laba Rugi bulanan menghitung laba bersih dari pendapatan, biaya pembayaran, komisi, dan pengeluaran.