Upah Minimum Karyawan Salon: Aturan untuk Stylist Komisi

Kapan salon wajib membayar UMK, pengecualian usaha mikro dan kecil, dan cara menyusun gaji pokok plus komisi stylist yang sesuai aturan.

Informasi ini bersifat edukatif dan dapat berubah sesuai ketentuan terbaru. Untuk keputusan operasional atau perizinan, selalu verifikasi kembali dengan instansi terkait di wilayah usaha.

Terakhir diverifikasi: 18 Oktober 2026

Upah minimum karyawan salon adalah upah bulanan terendah yang wajib dibayar kepada karyawan dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Yang dibandingkan dengan upah minimum adalah upah tanpa tunjangan, atau gaji pokok ditambah tunjangan tetap. Komisi, bonus, tip, dan uang makan yang bergantung pada kehadiran tidak ikut dihitung. Angkanya ditetapkan gubernur setiap akhir tahun dan berlaku mulai 1 Januari: upah minimum provinsi (UMP), dan di banyak daerah upah minimum kabupaten atau kota (UMK) yang lebih tinggi. Bila daerah salon punya UMK, angka itulah yang dipakai. Istilah UMR yang masih sering dipakai untuk gaji karyawan salon sebenarnya istilah lama.

Pengecualian terbesar menyangkut salon kecil. Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan mengecualikan usaha mikro dan kecil dari ketentuan upah minimum. Menurut PP 7/2021, usaha mikro adalah usaha dengan hasil penjualan tahunan sampai Rp 2 miliar, dan usaha kecil di atas Rp 2 miliar sampai Rp 15 miliar. Salon dengan omzet Rp 80 juta per bulan, atau sekitar Rp 960 juta setahun, termasuk usaha mikro. Pengecualian ini bukan izin membayar berapa saja. Upah di usaha mikro dan kecil ditetapkan lewat kesepakatan dengan dua batas bawah: paling sedikit 50 persen dari rata-rata konsumsi masyarakat di provinsi, dan paling sedikit 25 persen di atas garis kemiskinan provinsi, keduanya menurut data BPS.

Masalah paling sering muncul pada stylist yang dibayar dari komisi. PP 36/2021 mengatur bahwa bila upah terdiri dari gaji pokok dan tunjangan tidak tetap, gaji pokoknya paling sedikit sebesar upah minimum. Bagi salon yang tidak dikecualikan, susunan yang aman adalah gaji pokok minimal sebesar UMK, lalu komisi di atasnya. Gaji pokok Rp 1.500.000 ditambah komisi yang "biasanya" membuat totalnya melewati UMK tetap berisiko, karena bulan sepi akan membuka selisihnya. Perbandingan kedua model ada di komisi vs gaji tetap untuk stylist, dan susunan yang dipilih perlu tertulis di kontrak kerja stylist.

Bagi salon yang tidak dikecualikan, membayar di bawah upah minimum termasuk tindak pidana kejahatan, dengan ancaman penjara 1 sampai 4 tahun dan/atau denda Rp 100 juta sampai Rp 400 juta, dan kesepakatan upah di bawah ketentuan batal demi hukum. Aturan ini mengacu pada Undang-Undang Cipta Kerja dan PP 36/2021 sebagaimana diubah PP 51/2023. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 meminta undang-undang ketenagakerjaan yang baru, sehingga ketentuannya bisa berubah. Konfirmasi ke Dinas Tenaga Kerja setempat sebelum menetapkan upah.

Cara Kerja

1

Tentukan Skala Usaha Salon

Jumlahkan hasil penjualan dua belas bulan terakhir dari semua cabang yang berada di bawah satu badan usaha atau satu pemilik. Sampai Rp 2 miliar termasuk usaha mikro, di atas Rp 2 miliar sampai Rp 15 miliar termasuk usaha kecil. Simpan rekap omzet itu, karena angka inilah yang ditanyakan bila status usaha dipersoalkan. Salon yang dikecualikan tetap perlu menyepakati upah secara tertulis dengan setiap karyawan.

2

Cari UMK untuk Lokasi Setiap Cabang

Upah minimum mengikuti lokasi tempat kerja, bukan alamat pemilik. Salon dengan cabang di dua kota memakai dua angka berbeda. Keputusan gubernur tentang UMP dan UMK biasanya terbit menjelang akhir tahun, jadi tandai bulan Desember untuk memeriksa angka baru dan ubah slip gaji mulai Januari.

3

Pisahkan Komponen di Slip Gaji

Tulis gaji pokok, tunjangan tetap, tunjangan tidak tetap, dan komisi sebagai baris terpisah. Slip yang hanya berisi satu angka total tidak bisa menunjukkan bahwa gaji pokoknya sudah memenuhi upah minimum. Contoh susunan slip dan cara menghitung komisinya ada di cara menghitung gaji dan komisi salon.

4

Uji dengan Bulan Paling Sepi

Ambil bulan dengan pendapatan terendah tahun lalu, lalu hitung berapa yang akan diterima setiap stylist dengan susunan upah yang direncanakan. Rekap per stylist dari komisi otomatis menunjukkan angka bulan itu tanpa harus menghitung ulang dari nota. Bila ada stylist yang totalnya jatuh di bawah batas yang berlaku, perbaiki susunannya sekarang.

5

Tulis di Kontrak dan Tinjau Setiap Januari

Cantumkan gaji pokok, dasar komisi, dan tanggal pembayaran di perjanjian kerja. Untuk karyawan yang sudah bekerja satu tahun atau lebih, upahnya berpedoman pada struktur dan skala upah salon, yaitu tabel gaji pokok per jabatan dan masa kerja. Tinjau tabel itu setiap kali UMK baru terbit, supaya karyawan lama tidak tersusul karyawan baru.

Contoh Skenario

Pemilik salon empat kursi dengan omzet sekitar Rp 70 juta per bulan

Masalah

Stylist baru meminta gaji sesuai UMK, sedangkan pemilik hanya sanggup gaji pokok lebih rendah ditambah komisi. Pemilik tidak tahu apakah tawarannya melanggar aturan.

Solusi

Dengan omzet sekitar Rp 840 juta setahun, salon ini termasuk usaha mikro dan dikecualikan dari ketentuan upah minimum. Gaji pokok yang lebih rendah boleh disepakati, asalkan tidak di bawah dua batas bawah dari data BPS dan kesepakatannya tertulis. Pertanyaan berikutnya adalah soal pasar tenaga kerja: bila salon lain di kota yang sama menawarkan UMK, tawaran yang lebih rendah perlu diimbangi persentase komisi yang lebih tinggi.

Pemilik jaringan barbershop dengan omzet gabungan di atas Rp 15 miliar

Masalah

Capster dibayar Rp 1.500.000 sebulan ditambah komisi per kepala. Di bulan ramai totalnya jauh di atas UMK, tetapi di bulan sepi beberapa capster hanya menerima sedikit di atas gaji pokoknya.

Solusi

Usaha sebesar ini tidak termasuk usaha kecil, sehingga gaji pokok wajib minimal sebesar UMK untuk karyawan di bawah satu tahun. Susunannya diubah menjadi gaji pokok sebesar UMK di setiap cabang, dengan persentase komisi diturunkan sebagian agar total biaya tenaga kerja tetap terkendali. Capster mendapat kepastian di bulan sepi, dan pemilik tidak lagi menanggung risiko pidana.

Pemilik salon yang menyewakan kursi kepada stylist

Masalah

Dua stylist membayar sewa kursi harian dan menyimpan seluruh pendapatannya. Salah satunya kemudian menuntut UMK dengan alasan sudah bekerja di salon itu dua tahun.

Solusi

Upah minimum hanya berlaku dalam hubungan kerja, yaitu ada pekerjaan, upah, dan perintah. Stylist yang membayar sewa, menentukan jadwal sendiri, dan menerima pembayaran dari pelanggannya sendiri lebih dekat ke penyewa daripada karyawan. Bila salon tetap mengatur jam masuk, menentukan harga, dan menerima pembayaran pelanggan, hubungannya bisa dinilai sebagai hubungan kerja. Perjanjian sewa perlu menuliskan pembagian itu dengan jelas.

Pertanyaan Umum

Siap modernisasi salon?

Bergabung dengan salon dan barbershop di Indonesia yang berkembang bersama Kasera.

Gratis 14 hari. Tanpa kartu kredit.