Perbandingan Pendekatan

QRIS vs Transfer Bank

Siapa yang menanggung biaya, kapan dana bisa dianggap masuk, risiko bukti palsu, dan pembayaran salon mana yang cocok lewat QRIS atau transfer bank.

Daftar Sekarang

Perbandingan QRIS vs Transfer Bank

DimensiQRISTransfer Bank
Biaya bagi pelangganTidak adaUmumnya gratis di bank yang sama, antarbank sampai Rp 2.500 lewat BI-FAST, bisa lebih mahal lewat jalur lain
Biaya bagi salon0,7% + Rp 250 di Kasera (tarif standar); MDR jaringan 0% sampai Rp 100.000 mulai 1 Oktober 2026, di atasnya 0,3% mikro dan 0,7% lainnyaTidak ada potongan, tetapi butuh waktu kasir untuk mencocokkan setiap transfer dengan mutasi
Siapa yang menentukan nominalQRIS dinamis: terkunci dari tagihan kasir. QRIS statis: diketik pelangganDiketik pengirim, sehingga salah ketik dan pembulatan bisa terjadi
Bukti pembayaran yang sahStatus pembayaran di perangkat atau aplikasi merchant milik salonMutasi rekening salon, bukan tangkapan layar dari pelanggan
Mengenali siapa yang membayarQRIS dinamis terhubung ke transaksinya. QRIS statis perlu dicocokkan manualNama pengirim tampil di mutasi, tetapi dua transfer bernominal sama sulit dibedakan
Tagihan bernilai besarDibatasi batas nominal per transaksi QRIS dan batas harian aplikasi pelangganLebih leluasa, mengikuti batas transfer di bank pengirim
Pelanggan korporatJarang dipakai, karena perusahaan membayar dari rekening kantorJalur yang lazim, dibayar berdasarkan invoice
Paling cocok untukPembayaran harian di meja kasir dan deposit bookingPaket bernilai besar, pelanggan korporat, dan pelunasan sebelum acara

Biaya bagi salon: Potongan QRIS ditanggung salon dan tidak boleh ditambahkan ke tagihan pelanggan.

Untuk pembayaran di meja kasir, QRIS hampir selalu lebih baik. Pelanggan tidak membayar biaya apa pun, dana bisa dipastikan masuk dalam hitungan detik, dan tidak ada tangkapan layar yang harus dipercaya. Transfer bank tetap punya tempat, tetapi tempatnya di luar meja kasir: pelunasan paket bernilai jutaan, pelanggan korporat yang membayar lewat bagian keuangan, dan pelunasan dari pelanggan yang sedang tidak berada di salon.

Pertanyaan QRIS atau transfer karena itu jarang dijawab dengan satu pilihan. Yang perlu diputuskan adalah jalur mana untuk situasi mana, dan aturan kasir apa yang menjaga masing-masing.

Siapa yang Menanggung Biaya

Biaya kedua jalur jatuh di pihak yang berlawanan. Pada QRIS, pelanggan tidak membayar apa pun dan potongannya ditanggung salon. Tarif MDR jaringan ditetapkan Bank Indonesia: mulai 1 Oktober 2026, transaksi sampai Rp 100.000 bebas MDR untuk semua kategori merchant, dan sampai Rp 500.000 untuk usaha mikro. Di atas batas itu berlaku 0,3% untuk usaha mikro dan 0,7% untuk kategori lain. Penyedia bisa menagih biaya layanannya sendiri di atas ketentuan jaringan itu, dan rinciannya ada di biaya MDR QRIS. Potongan tersebut tidak boleh ditambahkan ke tagihan pelanggan.

Pada transfer, salon menerima dana utuh. Biaya transfer bank ditanggung pengirim: umumnya gratis bila rekening pengirim dan penerima di bank yang sama, paling tinggi Rp 2.500 lewat BI-FAST untuk transfer antarbank, dan bisa lebih mahal lewat jalur lain. Pelanggan yang harus menanggung biaya itu untuk potong rambut Rp 60.000 sering memilih tunai, dan pilihan itu memindahkan urusan uang kembalian ke laci kasir.

Ada biaya yang tidak tertulis di mana pun, yaitu waktu. Setiap transfer harus dicari di mutasi rekening dan dicocokkan dengan nama pelanggan. Dua menit per transaksi terdengar kecil. Tiga puluh transfer sehari berarti satu jam kerja kasir, setiap hari.

Kapan Dana Bisa Dianggap Masuk

QRIS dinamis menyelesaikan pertanyaan ini di sisi sistem. Nominal terkunci sejak kode terbit, dan transaksi baru berubah lunas setelah pembayarannya terkonfirmasi. QRIS statis lebih lemah, karena pelanggan mengetik nominal sendiri dan kasir harus memeriksa notifikasi di aplikasi merchant milik salon, bukan layar ponsel pelanggan.

Transfer paling rawan di titik ini. Satu-satunya bukti yang sah adalah mutasi rekening salon. Tangkapan layar bisa diedit, transfer antarbank bisa tertunda, dan nominal yang dibulatkan pengirim baru ketahuan saat tutup buku. Modus yang paling sering dipakai penipu diuraikan di bukti transfer palsu di salon. Untuk kedua jalur, aturannya sama: layanan dianggap lunas setelah dana terlihat di perangkat salon.

Tempat Transfer Bank Masih Lebih Cocok

Tiga situasi tetap paling wajar dibayar lewat transfer. Pertama, tagihan besar. Paket bridal atau paket perawatan bernilai jutaan rupiah bisa melewati batas nominal per transaksi QRIS atau batas harian di aplikasi pelanggan. Kedua, pelanggan korporat. Bagian keuangan perusahaan membayar dari rekening kantor berdasarkan invoice, bukan dengan memindai kode. Ketiga, pelunasan jarak jauh beberapa hari sebelum acara, ketika pelanggan tidak berada di salon.

Untuk ketiganya, Virtual Account menutup kelemahan utama transfer biasa. Setiap tagihan mendapat nomor rekening tujuan sendiri, jadi dana yang masuk langsung menempel pada transaksi yang benar tanpa bergantung pada berita transfer atau kiriman bukti dari pelanggan.

Pembagian yang Masuk Akal untuk Kebanyakan Salon

Di meja kasir, QRIS menjadi jalur utama dan tunai menjadi cadangan. Transfer ke rekening salon diterima untuk tagihan di atas batas tertentu, misalnya Rp 1.000.000, untuk pelanggan korporat, dan untuk pelunasan sebelum acara. Tulis batas itu sebagai aturan kasir supaya tidak berubah tergantung siapa yang bertugas hari itu.

Di Kasera Pay, QRIS Dinamis dan Virtual Account terbit dari transaksi yang sama di kasir, dengan tarif standar QRIS 0,7% + Rp 250 dan Virtual Account Rp 5.000 per transaksi. Keduanya berubah lunas sendiri setelah dana diterima. Transfer biasa ke rekening salon tetap bisa dipakai di samping keduanya, hanya saja pencocokannya dengan mutasi tetap menjadi pekerjaan kasir.

Pertanyaan Umum

Siap modernisasi salon?

Bergabung dengan salon dan barbershop di Indonesia yang berkembang bersama Kasera.

Gratis 14 hari. Tanpa kartu kredit.