Perbandingan Pendekatan

Keratin Treatment vs Smoothing

Beda keratin treatment dan smoothing dari cara kerja, hasil, harga, daya tahan, dan rambut bekas bleaching, plus pertanyaan konsultasi untuk memilih.

Daftar Sekarang

Perbandingan Keratin Treatment vs Smoothing

DimensiKeratin TreatmentSmoothing
Cara kerjaCairan keratin dilapiskan lalu dikunci dengan catok, tanpa memutus ikatan rambutKrim pelemas memutus sebagian ikatan rambut, lalu dikunci dengan catok dan neutralizer
Hasil akhirTidak mengembang, halus, mudah disisir, ikal melunak tetapi masih adaLebih lurus dan halus, masih bergerak dan bervolume
Cocok untukRambut mengembang, kusut, atau keriting yang ingin lebih teratur tanpa diluruskanRambut bergelombang ringan sampai sedang yang ingin lebih lurus
Rambut bekas bleachingSering masih bisa, setelah uji helaiSering ditunda, karena krim pelemas menambah beban di rambut yang sudah lemah
Kisaran hargaRp 300.000 sampai Rp 2.000.000Rp 250.000 sampai Rp 1.500.000
Durasi di kursi2 sampai 4 jam2 sampai 4 jam
Suhu catokLebih tinggi, sering 210 sampai 230 derajat Celsius untuk rambut sehat, sesuai label180 sampai 200 derajat Celsius untuk rambut sehat, lebih rendah untuk rambut halus
Daya tahanTerkikis bertahap oleh keramas, sekitar 3 sampai 5 bulanLuruh bertahap dalam 3 sampai 6 bulan
Kunjungan ulangSeluruh rambut diulang, karena tidak ada garis tumbuhTerutama di rambut yang tumbuh baru, bagian lama dilindungi
Setelah layananIkuti label: sebagian produk melarang keramas 48 sampai 72 jam, sebagian membolehkan keesokan harinya. Pakai sampo tanpa sulfat48 sampai 72 jam tidak keramas, tidak diikat, dan tidak diselipkan ke telinga
Risiko paling umumPelanggan kecewa karena rambut tidak lurus, dan uap catok di ruang tertutupRambut rapuh bila dikerjakan di atas bleaching atau pelurusan yang belum lama

Kisaran harga: Biaya bahan keratin per sesi umumnya lebih besar, jadi selisih harga yang wajar datang dari bahan, bukan dari nama layanan.

Beda keratin dan smoothing ada di cara kerjanya. Smoothing memakai krim pelemas yang memutus sebagian ikatan di dalam batang rambut, lalu bentuk barunya dikunci dengan catok dan neutralizer. Hasilnya rambut jadi lebih lurus. Keratin treatment tidak memutus ikatan apa pun. Cairan keratin dilapiskan ke rambut, lalu dikunci dengan catok bersuhu tinggi. Hasilnya rambut berhenti mengembang, terasa halus, dan ikalnya melunak, tetapi tidak menjadi lurus seperti smoothing. Jadi pilihan keratin atau smoothing tidak dijawab dari mana yang lebih bagus, melainkan dari apa yang sebenarnya mengganggu pelanggan: bentuk ikalnya, atau rambut yang mengembang dan kusut.

Keduanya dijual di kisaran harga yang mirip dan sama-sama mengunci satu stylist dua sampai empat jam. Karena itu banyak salon menawarkannya seolah-olah setara, dan pelanggan memilih dari harga atau dari nama yang sedang ramai di media sosial. Akibatnya bisa ditebak. Pelanggan yang ingin rambut lurus memilih keratin karena mendengar layanan itu lebih aman, lalu kecewa karena gelombangnya masih ada. Pelanggan yang hanya ingin rambutnya tidak mengembang memilih smoothing, lalu kehilangan volume yang sebenarnya ia sukai.

Empat Pertanyaan Saat Konsultasi

Pertama, apa yang ingin dihilangkan. Minta pelanggan menyisir rambutnya sendiri di depan cermin dan menunjuk bagian yang mengganggu. Rambut yang mengembang di udara lembap, kusut setelah keramas, dan sulit disisir adalah masalah keratin. Gelombang atau ikal yang ingin dibuat lurus adalah masalah smoothing.

Kedua, apa riwayat kimia rambutnya. Rambut yang pernah di-bleaching terang atau diluruskan di salon lain kurang dari enam bulan lalu sering tidak kuat menerima krim pelemas. Untuk rambut seperti ini keratin biasanya pilihan yang lebih aman, setelah uji helai lolos.

Ketiga, seberapa sering pelanggan keramas, dan apakah ia mau berganti sampo. Hasil keratin terkikis oleh keramas. Pelanggan yang keramas setiap hari dengan sampo biasa akan melihat hasilnya memudar lebih cepat daripada pelanggan yang keramas dua hari sekali dengan sampo tanpa sulfat. Smoothing tidak terlalu terpengaruh oleh jenis sampo.

Keempat, apakah pelanggan ingin mempertahankan ikalnya. Pelanggan berambut keriting yang hanya ingin ikalnya lebih teratur tidak perlu smoothing. Keratin dengan pengerjaan catok yang lebih ringan mempertahankan sebagian bentuk ikal sambil mengurangi rambut mengembang.

Uap Catok Lebih Berisiko di Keratin

Keratin dikunci dengan catok yang lebih panas daripada smoothing, sering di 210 sampai 230 derajat Celsius untuk rambut sehat, sesuai label produk. Sebagian produk keratin mengandung formaldehida atau bahan yang melepaskannya saat dipanaskan, misalnya methylene glycol. Label bebas formalin belum tentu berarti produk itu tidak melepaskan formaldehida, jadi baca komposisinya, bukan hanya tulisan di depan botol. Pakai produk yang izin edarnya bisa dicek, seperti diuraikan di izin edar BPOM produk salon, dan kerjakan di kursi dengan aliran udara keluar. Stylist yang mengerjakan keratin beberapa kali seminggu menghirup uap ini jauh lebih banyak daripada pelanggan.

Harga, Bahan, dan Siklus Kunjungan

Bahan keratin profesional lebih mahal per sesi. Satu botol bisa Rp 500.000 sampai Rp 1.500.000 dan habis dalam beberapa sesi, tergantung panjang rambut. Hitung biaya bahan per panjang rambut, lalu pasang harga dari situ, bukan dari harga smoothing ditambah sedikit. Tarif per panjang rambut untuk masing-masing layanan sudah diuraikan di halaman layanan keratin treatment dan layanan smoothing.

Siklusnya juga berbeda. Keratin yang terkikis bertahap membuat pelanggan kembali dalam tiga sampai lima bulan untuk mengulang seluruh rambut, karena tidak ada batas antara bagian lama dan baru. Smoothing ulang dikerjakan terutama di rambut yang tumbuh baru, dengan perlindungan di bagian yang sudah diproses. Sebagai contoh, keratin sebahu Rp 650.000 yang diulang tiga kali setahun menghasilkan Rp 1.950.000, dengan biaya bahan yang juga lebih besar. Smoothing sebahu Rp 400.000 yang diulang dua sampai tiga kali setahun menghasilkan Rp 800.000 sampai Rp 1.200.000. Keduanya layak ada di menu. Yang merugikan adalah menjual layanan yang tidak sesuai masalah pelanggan.

Pelanggan yang meminta rambut lurus total sebenarnya bukan pelanggan keratin maupun smoothing. Perbandingan dengan rebonding ada di smoothing vs rebonding.

Catat Produk dan Suhunya

Setelah setiap sesi, tulis jenis layanan, merek produk, suhu catok, waktu proses, dan aturan keramas yang disampaikan. Di Kasera, catatan ini disimpan di kartu pelanggan bersama riwayat kunjungan, sehingga stylist berikutnya tahu apakah rambut itu masih berlapis keratin sebelum menawarkan smoothing.

Pertanyaan Umum

Siap modernisasi salon?

Bergabung dengan salon dan barbershop di Indonesia yang berkembang bersama Kasera.

Gratis 14 hari. Tanpa kartu kredit.