Definisi
Level Warna Rambut
Hair Colour Level
Skala yang menyatakan seberapa gelap atau terang warna rambut, dari level 1 (hitam) sampai level 10 (pirang paling terang), terpisah dari nuansa atau tone-nya. Level adalah angka pertama pada kode pewarna, misalnya angka 6 pada kode 6.3, dan selisih antara level awal dan level target menentukan apakah rambut cukup diwarnai atau perlu bleaching.
Level warna rambut adalah ukuran gelap terangnya rambut pada skala 1 sampai 10. Level 1 adalah hitam, level 10 adalah pirang paling terang, dan setiap angka di antaranya satu tingkat lebih terang dari angka sebelumnya. Level hanya mengukur kecerahan. Nuansa warnanya, apakah keabuan, keemasan, atau kemerahan, disebut tone dan ditulis terpisah. Hampir semua keputusan pewarnaan di salon berangkat dari dua angka: level rambut pelanggan hari ini dan level yang ingin dicapai. Selisih keduanya menentukan produk, developer, jumlah sesi, durasi, dan harga.
Tabel Level Warna Rambut 1 Sampai 10
- Level 1: hitam
- Level 2: cokelat sangat gelap, hampir hitam
- Level 3: cokelat gelap
- Level 4: cokelat sedang
- Level 5: cokelat muda
- Level 6: pirang gelap (dark blonde)
- Level 7: pirang sedang
- Level 8: pirang muda
- Level 9: pirang sangat muda
- Level 10: pirang paling terang (lightest blonde)
Sebagian merek menambahkan level 11 atau 12 untuk seri pengangkat khusus (high lift atau special blonde). Nama di kartu warna juga berbeda antar merek. Level 6 bisa disebut cokelat terang di satu merek dan pirang gelap di merek lain, tetapi angkanya tetap 6. Karena itu tim sebaiknya berbicara dengan angka, bukan dengan nama warna.
Rambut alami kebanyakan pelanggan Indonesia berada di level 1 sampai 3. Pelanggan yang menyebut rambutnya cokelat sering kali berada di level 3, yang memang tampak cokelat di bawah sinar matahari.
Cara Membaca Kode di Kemasan Pewarna
Kode pewarna permanen hampir selalu mengikuti pola yang sama. Angka sebelum titik atau garis miring adalah level, angka sesudahnya adalah tone. Pada kode 6.34, angka 6 berarti pirang gelap, angka 3 adalah tone utama, dan angka 4 adalah tone pendukung dalam jumlah lebih sedikit. Kode 5.0 atau 5/0 berarti cokelat muda natural tanpa tone tambahan. Seri natural seperti ini yang dipakai sebagai dasar penutup uban.
Angka tone tidak seragam antar merek. Angka 1 hampir selalu berarti ash atau keabuan, dan angka 3 umumnya gold. Angka lain berbeda: angka 2 berarti violet di satu merek dan matte yang kehijauan di merek lain. Sebelum memakai merek baru, cocokkan dulu tabel tone di katalognya, dan jangan menyalin kode dari merek lama ke merek baru. Hal yang sama berlaku untuk arsip formula. Kode tanpa nama merek tidak bisa diulang, seperti dibahas di mencatat formula pewarna pelanggan.
Pigmen yang Muncul di Setiap Level
Saat rambut diangkat, pigmen gelap hilang lebih dulu, lalu tersisa pigmen hangat yang disebut pigmen dasar (underlying pigment). Urutannya bisa diperkirakan:
- Level 3 sampai 4: merah kecokelatan
- Level 5: merah keoranyean
- Level 6: oranye
- Level 7: oranye kekuningan
- Level 8: kuning
- Level 9: kuning muda
- Level 10: kuning pucat
Inilah alasan rambut hitam yang diangkat ke level 6 tampak oranye, bukan cokelat netral seperti di foto acuan. Pigmen itu bukan kesalahan stylist dan tidak bisa dihindari. Yang bisa dilakukan adalah menetralkannya dengan tone yang berseberangan di roda warna: biru atau ash untuk oranye, violet untuk kuning. Pemilihan toner rambut mengikuti pigmen dasar ini, bukan warna di foto yang dibawa pelanggan.
Cara Menentukan Level Rambut Pelanggan
Penilaian yang meleset satu level sudah cukup membuat hasil akhir berbeda dari janji. Empat aturan berikut mencegah sebagian besar kesalahan:
- Nilai rambut dalam keadaan kering. Rambut basah tampak satu sampai dua level lebih gelap.
- Nilai di akar, sekitar dua sentimeter dari kulit kepala di bagian ubun-ubun, untuk mengetahui level alami. Panjang rambut yang pernah diwarnai dinilai terpisah.
- Nilai di cahaya siang dekat jendela atau di bawah lampu putih netral. Lampu kuning membuat rambut tampak lebih hangat dan lebih terang dari sebenarnya.
- Tempelkan helai sampel dari kartu warna langsung ke rambut, jangan diangkat ke udara, lalu cari angka yang tampak menyatu.
Bila ragu di antara dua angka, pilih yang lebih gelap. Menganggap rambut lebih terang dari kenyataan adalah penyebab paling umum hasil yang lebih gelap atau lebih hangat dari rencana.
Selisih Level Menentukan Jenis Layanan
Setelah level awal dan level target diketahui, hitung selisihnya. Patokan umumnya:
- Target sama atau lebih gelap: pewarna permanen atau demi permanen dengan developer rendah, selesai dalam satu sesi.
- Naik satu sampai dua level: pewarna permanen dengan developer 6% atau 20 volume, satu sesi.
- Naik tiga sampai empat level: seri high lift dengan developer lebih tinggi, hanya untuk rambut yang belum pernah diwarnai, dan hasilnya tetap hangat. Batas kadarnya ada di developer rambut.
- Naik lebih dari empat level: bleaching, lalu toner. Rambut level 2 yang ingin menjadi pirang level 9 harus naik tujuh level, dan pada kebanyakan rambut itu berarti dua sesi atau lebih dengan jarak beberapa minggu.
Selisih yang sama juga menentukan harga. Sebagai ilustrasi di salon kota menengah, pewarnaan satu sesi tanpa bleaching berkisar Rp 250.000 sampai Rp 600.000, sedangkan bleaching dan toner untuk rambut sebahu berkisar Rp 700.000 sampai Rp 1.500.000 per sesi. Pelanggan yang membawa foto pirang abu lalu dikutip harga pewarnaan biasa akan merasa dijebak ketika tagihannya berubah. Hitung selisih level saat konsultasi, lalu sebutkan jumlah sesi dan harganya sebelum bahan dicampur.
Pewarna Tidak Mengangkat Pewarna
Aturan ini paling sering terlupa. Pewarna permanen hanya mampu mengangkat pigmen alami. Pigmen buatan dari pewarnaan sebelumnya tidak ikut terangkat. Rambut yang diwarnai cokelat gelap level 4 tahun lalu tidak akan menjadi level 7 hanya dengan pewarna 7.0. Akar yang belum diwarnai akan naik, sedangkan bagian panjang tetap gelap, dan hasilnya akar terang dengan ujung gelap. Rambut seperti ini butuh penghapus warna (color remover) atau bleaching di bagian panjang lebih dulu. Kasus ini paling sering datang dari pelanggan yang membawa hasil pewarnaan salon lain, dan penanganannya dibahas di koreksi warna dari salon lain.
Kebalikannya juga berlaku. Menggelapkan rambut terang lebih dari dua atau tiga level sekaligus sering menghasilkan warna kusam atau kehijauan, karena pigmen hangat yang hilang saat bleaching perlu diisi kembali lebih dulu dengan pengisi pigmen.
Level dan Uban
Uban tidak punya pigmen, jadi uban tidak punya level. Di kepala yang beruban, level diukur dari rambut yang masih berpigmen, lalu persentase uban dicatat terpisah, misalnya level 3 dengan uban 30 persen di garis depan. Uban paling mudah tertutup dengan target di level 5 sampai 7 memakai campuran seri natural. Target level 1 sampai 3 menutup uban dengan baik, tetapi akar putih yang tumbuh akan terlihat kontras lebih cepat. Target level 8 ke atas jarang menutup uban sepenuhnya, dan hasilnya lebih berupa kamuflase.
Catat Dua Angka di Setiap Kunjungan
Level awal dan level hasil adalah dua angka paling berguna di riwayat warna pelanggan. Level awal menjadi titik berangkat kunjungan berikutnya. Level hasil menunjukkan apakah formula benar-benar mendarat di target. Di Kasera, kedua angka ini bisa ditulis di catatan pelanggan bersama kode warna dan developer, sehingga stylist yang berbeda tidak perlu menilai ulang dari nol.