Definisi
Kapster
Kapster (Salon Hairdresser)
Sebutan untuk pekerja salon atau barbershop yang memotong, mencuci, dan menata rambut pelanggan. Kata ini diserap dari bahasa Belanda kapster, penata rambut perempuan.
Kapster adalah sebutan untuk pekerja salon yang memotong, mencuci, dan menata rambut pelanggan. Kata ini diserap dari bahasa Belanda, tempat kapster berarti penata rambut perempuan, tetapi di Indonesia dipakai untuk laki-laki maupun perempuan. Di lowongan kerja, kapster salon biasanya berarti orang yang sudah bisa memotong rambut tanpa didampingi, bukan asisten yang hanya mencuci rambut.
Kapster, Stylist, dan Barber
Ketiganya sering dipakai bergantian, dan bedanya lebih banyak soal kebiasaan bahasa daripada keahlian. Kapster adalah istilah lama yang paling umum di salon perumahan, salon muslimah, dan pangkas rambut. Hair stylist lebih sering dipakai salon di mal dan salon yang menjual pewarnaan atau perawatan kimia. Barber dipakai barbershop yang fokus pada potongan pria dengan clipper dan pisau cukur.
Pilihan kata itu menentukan siapa yang melamar. Lowongan bertuliskan dicari kapster di grup Facebook lokal mendatangkan pelamar yang berbeda dari hiring hair stylist di Instagram. Pakai kata yang dipakai calon karyawan di sekitar salon, lalu tulis keterampilan yang dibutuhkan secara spesifik. Judul lowongan saja tidak menjelaskan apa-apa.
Tiga Level Kapster di Salon
Salon dengan lebih dari dua orang tim biasanya membagi kapster menjadi tiga tingkat, walaupun namanya berbeda-beda.
Kapster junior atau asisten mengerjakan cuci rambut, creambath, blow, dan persiapan bahan. Ia belum memegang potongan pelanggan sendirian.
Kapster mengerjakan potongan standar, catok, blow styling, dan pewarnaan satu warna dengan formula yang sudah ditulis. Sebagian besar kursi di salon kecil diisi level ini.
Kapster senior memegang potongan yang rumit, koreksi warna, dan konsultasi pelanggan baru yang datang membawa foto. Level ini biasanya juga melatih yang di bawahnya.
Pembagian ini menentukan siapa boleh menerima layanan apa di jadwal. Kapster yang belum pernah mengerjakan bleaching tidak menerima booking bleaching hanya karena kursinya kosong. Cara menyusun kenaikan levelnya ada di jenjang karier stylist.
Cara Menguji Kapster Saat Rekrut
Sertifikat kursus dan portofolio Instagram tidak membuktikan kecepatan dan kerapian di kursi. Uji praktik membuktikan keduanya. Minta pelamar memotong satu model, misalnya potongan layer sebahu, dan catat waktunya. Kapster yang siap kerja umumnya menyelesaikan potongan wanita standar dalam 30 sampai 45 menit, termasuk mengeringkan.
Perhatikan juga hal yang tidak terlihat di foto. Apakah ia bertanya dulu sebelum memotong? Apakah potongan rambut di leher pelanggan dibersihkan? Apakah alat dirapikan setelahnya? Sertifikat kompetensi dari LSP berlisensi BNSP menjadi nilai tambah, terutama untuk kapster yang akan mengerjakan layanan kimia. Skemanya dijelaskan di sertifikasi kecantikan.
Lowongan yang jelas mengurangi pelamar yang tidak cocok sebelum uji praktik. Tulis lima hal: layanan yang wajib dikuasai, misalnya potong wanita, blow, dan pewarnaan dasar; hari kerja dan hari libur, termasuk aturan akhir pekan; pola gaji, yaitu gaji pokok dan persentase komisi; ada tidaknya mess atau uang makan; dan masa percobaan. Lowongan yang hanya bertuliskan dicari kapster berpengalaman membuat pemilik mewawancarai puluhan orang untuk menemukan satu yang sesuai.
Pola Gaji Kapster
Pola paling umum di salon kecil adalah gaji pokok ditambah komisi dari layanan yang dikerjakan, kadang ditambah komisi produk yang terjual. Pola lain adalah komisi murni tanpa gaji pokok, atau bagi hasil per kursi di barbershop. Apakah gaji pokok wajib setara upah minimum bergantung pada skala usaha salon, karena usaha mikro dan kecil punya ketentuan sendiri. Rinciannya ada di upah minimum karyawan salon.
Persentase komisi saja tidak cukup untuk membandingkan tawaran. Yang dihitung kapster adalah pendapatan bulanan dari jumlah layanan yang realistis di salon itu. Sebagai ilustrasi, komisi 30 persen dari layanan senilai Rp 12.000.000 dalam sebulan berarti Rp 3.600.000 di luar gaji pokok. Komisi yang sama di salon yang hanya menghasilkan Rp 5.000.000 per kursi berarti Rp 1.500.000. Kedua pola dibandingkan di komisi vs gaji tetap stylist.
Mencatat Pekerjaan Setiap Kapster
Komisi hanya adil bila setiap layanan tercatat atas nama kapster yang mengerjakannya. Di Kasera, setiap kapster tercatat sebagai stylist dengan kalender sendiri, layanan di kasir dicatat atas namanya, dan komisi stylist dihitung dari transaksi itu tanpa rekap manual di akhir bulan.