Definisi
Inventory Turnover
Inventory Turnover
Berapa kali nilai stok produk terjual habis dan diganti dalam satu periode, dihitung dari harga pokok produk terjual dibagi rata-rata nilai stok, keduanya pada harga beli. Angka ini mengukur kecepatan modal yang tertahan di rak kembali menjadi uang, bukan jumlah unit yang terjual.
Rumusnya: harga pokok produk yang terjual dalam satu periode dibagi rata-rata nilai stok pada periode yang sama, keduanya dihitung pada harga beli. Salon yang menghabiskan produk retail senilai Rp 46.000.000 setahun dengan rata-rata stok di rak Rp 12.000.000 berada di angka 3,8. Stok berputar hampir empat kali setahun.
Inventory turnover adalah ukuran kecepatan, bukan ukuran jumlah, dan itu yang membuatnya menjawab hal yang tidak terbaca dari laporan penjualan: berapa lama uang salon berhenti di rak sebelum kembali menjadi uang. Dua salon bisa menjual produk dengan nilai yang sama persis, sementara yang satu menahan modal tiga kali lebih besar untuk melakukannya.
Rumus dan Contoh Perhitungan
Tiga angka yang diperlukan semuanya sudah ada di catatan pembelian. Harga pokok produk terjual diperoleh dari stok awal ditambah pembelian dikurangi stok akhir. Rata-rata nilai stok diambil dari stok awal ditambah stok akhir, lalu dibagi dua.
Contoh satu tahun untuk rak retail: stok awal Rp 10.000.000, pembelian sepanjang tahun Rp 50.000.000, stok akhir Rp 14.000.000. Harga pokok terjual Rp 46.000.000, rata-rata stok Rp 12.000.000, dan perputaran stok salon berada di 3,8 kali.
Nilai stok dihitung pada harga beli, bukan harga jual. Rak yang sama dinilai pada harga jual menghasilkan angka yang lebih kecil, terbaca lebih buruk daripada keadaan sebenarnya, dan tidak bisa dibandingkan dengan periode mana pun yang dihitung dengan cara berbeda.
Pisahkan Stok Back-Bar dari Stok Retail
Pemisahan ini yang paling sering dilewatkan dan paling banyak merusak hasilnya. Produk back-bar, yaitu shampoo cuci, cat rambut, developer, dan krim pelurus, habis karena dipakai saat layanan. Produk retail habis karena dibeli pelanggan. Keduanya berputar pada kecepatan yang sama sekali berbeda, sehingga mencampurnya menghasilkan satu angka yang tidak memandu keputusan apa pun.
Back-bar berputar cepat karena pemakaiannya terikat pada jumlah layanan yang dikerjakan. Ketika back-bar justru berputar lambat, penyebabnya hampir selalu pembelian berlebih saat ada potongan harga distributor, atau warna yang dibeli untuk satu pelanggan lalu tidak pernah dipakai lagi. Pasangan alami dari angka ini adalah biaya bahan per layanan, dan cara menghitungnya diuraikan di cara menghitung biaya bahan per layanan.
Retail berputar jauh lebih lambat, karena penjualannya bergantung pada tawaran yang benar-benar terjadi saat layanan berlangsung. Rak penuh tanpa penawaran hanyalah gudang dengan pencahayaan bagus. Cara menawarkan produk tanpa terasa memaksa dibahas di menjual produk retail di salon.
Ubah Menjadi Hari, Bukan Kali
"Empat kali setahun" sulit dipakai saat memutuskan pembelian. Bagi 365 dengan angka perputarannya dan hasilnya jauh lebih mudah dipakai: perputaran 3,8 berarti stok bertahan sekitar 96 hari. Rata-rata setiap botol di rak menunggu tiga bulan sebelum keluar.
Pada tingkat produk, ukuran yang setara disebut minggu cover: sisa stok dibagi rata-rata penjualan per minggu. Shampoo yang tersisa dua belas botol dengan penjualan dua botol per minggu punya cover enam minggu. Angka inilah yang dipakai saat memesan ulang, bukan kesan bahwa raknya mulai kosong.
Berapa Angka yang Wajar
Tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua salon, tetapi batasnya bisa diturunkan dari dua hal yang nyata: masa simpan produk dan biaya modal yang tertahan.
Kosmetik punya batas pemakaian setelah kemasannya dibuka, umumnya enam sampai dua belas bulan, ditandai simbol PAO pada kemasan. Produk retail yang berputar kurang dari dua kali setahun berarti sebagian isi rak akan lewat masanya sebelum terjual. Itu batas bawah yang tidak bisa ditawar, karena produk kedaluwarsa bukan stok, melainkan kerugian yang belum dicatat.
Untuk retail, empat sampai enam putaran setahun, setara cover enam sampai sembilan minggu, adalah sasaran yang masuk akal bagi salon kecil dan menengah. Lebih rendah berarti modal menganggur. Jauh lebih tinggi terdengar bagus, tetapi biasanya berarti produk sering kosong dan penjualan hilang tanpa tercatat di mana pun.
Untuk back-bar, sasarannya lebih ketat: cover dua sampai empat minggu, cukup untuk menyerap keterlambatan pengiriman tanpa menumpuk. Jarak pengiriman distributor yang menentukan batas bawahnya, dan pertimbangan memilih distributor dibahas di memilih supplier bahan salon.
Cara Menghitung Perputaran Stok dari Catatan yang Ada
Salon yang mencatat pembelian dan penjualan produk di inventaris produk sudah memiliki seluruh angkanya: nilai stok pada tiap awal dan akhir periode terbaca langsung, dan penjualan produk terpisah dari penjualan layanan.
Salon yang masih memakai buku bisa mengerjakannya per kuartal dalam satu sore. Hitung fisik isi rak, kalikan dengan harga beli, kumpulkan nota pembelian tiga bulan terakhir, lalu masukkan ke rumusnya. Kerjakan per produk untuk sepuluh item terlaris dan gabungkan sisanya, karena sepuluh item itu yang menentukan hampir seluruh hasilnya.
Hitung ulang tiap kuartal. Bulanan terlalu berisik: satu pembelian besar sudah cukup mengayunkan rata-ratanya. Tahunan terlalu lambat, dan produk yang mati baru ketahuan setelah masa simpannya lewat.
Empat Hal yang Membuat Angkanya Menyesatkan
Satu angka untuk seluruh salon menyembunyikan dua bisnis yang berbeda. Rata-rata yang terlihat sehat hampir selalu berisi lima produk yang berputar sangat cepat dan dua puluh produk yang tidak bergerak sama sekali. Pantau per produk, setidaknya untuk item terlaris dan item paling lambat.
Stok dinilai pada harga jual. Seluruh rumus bekerja pada harga beli, di kedua sisi pembagian, dan mencampur keduanya membuat hasilnya tidak berarti.
Tester dan produk hadiah ikut masuk hitungan stok. Keluarkan keduanya, karena barang itu memang tidak dimaksudkan untuk dijual.
Periode yang terpotong musim. Kuartal yang memuat Lebaran akan terbaca jauh lebih baik daripada kuartal sesudahnya, sehingga perbandingan yang berarti adalah terhadap kuartal yang sama tahun sebelumnya.