Definisi

Bond Builder

Bond Builder

Bahan yang dicampurkan ke bleaching atau pewarna, lalu dipakai lagi setelah dibilas, untuk melindungi ikatan di dalam rambut yang putus selama proses kimia. Tujuannya mengurangi rambut patah, bukan membuat rambut lebih lurus atau mengilap.

Bond builder adalah bahan yang melindungi ikatan disulfida di dalam batang rambut selama proses kimia, terutama bleaching. Ikatan inilah yang membuat rambut kuat dan elastis, dan sebagian di antaranya putus setiap kali warna rambut diangkat. Bond builder dicampurkan ke dalam mangkuk bleaching atau pewarna, lalu dipakai lagi sebagai perawatan setelah rambut dibilas. Yang dirasakan pelanggan bukan rambut yang lebih lurus atau lebih mengilap, melainkan rambut yang lebih jarang patah saat disisir, dikeringkan, dan dicatok pada minggu-minggu sesudahnya.

Olaplex adalah merek yang memopulerkan kategori ini, sampai banyak pelanggan menyebut semua produk sejenis dengan nama itu dan bertanya apakah salon memakai Olaplex untuk bleaching. Sekarang hampir setiap produsen pewarna profesional punya versinya sendiri, misalnya Fibreplex dari Schwarzkopf, Wellaplex dari Wella, dan Smartbond dari L'Oréal Professionnel. Bahan aktif dan klaimnya berbeda: ada yang menyebut ikatannya disambung kembali, ada yang hanya menyebut ikatannya dilindungi. Bagi pemilik salon, pertanyaan yang lebih berguna adalah kapan bahan ini memang diperlukan, berapa biayanya per sesi, dan bagaimana menjualnya.

Kenapa Rambut Hitam Paling Membutuhkannya

Rambut alami pelanggan Indonesia umumnya berada di level 1 sampai 3 pada kartu warna. Untuk mencapai warna terang seperti ash blonde, abu-abu, atau pastel, rambut perlu diangkat enam sampai delapan level, sering dalam dua sesi bleaching. Setiap level tambahan berarti paparan oksidator yang lebih lama dan lebih banyak ikatan yang putus. Karena itu bond builder di salon Indonesia bukan tambahan mewah, melainkan alat kerja untuk setiap layanan yang mengangkat warna setinggi itu.

Tiga Tahap Pemakaian

Sebagian besar sistem bond builder dijual dalam tiga tahap dengan nomor berurutan.

Tahap pertama dicampurkan langsung ke bleaching atau pewarna. Takarannya ditentukan per gram bahan pengangkat, dan takaran berlebih bisa memperlambat proses angkat warna. Ikuti tabel takaran merek yang dipakai, lalu timbang. Takaran yang dikira-kira dengan tutup botol adalah sumber hasil yang berbeda-beda antar stylist.

Tahap kedua dioleskan setelah rambut dibilas, didiamkan sekitar 10 sampai 20 menit, lalu dibilas lagi sebelum keramas. Tahap ini yang paling sering dilewati saat salon sedang ramai, padahal tahap pertama dan kedua dirancang berpasangan.

Tahap ketiga adalah produk perawatan rumah. Tahap ini bukan bagian layanan, melainkan produk retail yang ditawarkan kepada pelanggan yang rambutnya di-bleaching berulang kali.

Ada juga produk yang tidak mengikuti pola ini. Produk berbasis peptida seperti K18 umumnya dipakai sebagai masker tanpa bilas setelah layanan, bukan dicampurkan ke bleaching. Sebagian merek juga sudah memasukkan bahan pelindung ikatan langsung ke dalam bleachingnya. Baca label sebelum menambahkan bond builder terpisah ke produk seperti itu, karena takaran ganda tidak memberi perlindungan ganda.

Kapan Wajib, Kapan Pilihan

Patokan berikut mudah dijalankan di meja konsultasi:

  • Wajib untuk bleaching penuh, bleaching ulang di atas rambut yang sudah pernah diangkat, dan highlight atau balayage yang mengangkat warna lebih dari empat level.
  • Dianjurkan untuk pewarnaan pada rambut yang pernah di-smoothing atau di-rebonding, karena ikatan rambut itu sudah berkurang oleh proses pelurusan.
  • Pilihan untuk pewarnaan satu proses pada rambut sehat, misalnya menutup uban dengan warna gelap.

Yang tidak bisa dilakukan bond builder juga perlu disampaikan sebelum layanan. Bahan ini tidak membuat bleaching yang terlalu kuat menjadi aman, tidak menyambung ujung yang sudah pecah, dan tidak menggantikan uji helai. Rambut yang molor seperti karet saat basah tetap tidak boleh di-bleaching, dengan atau tanpa bond builder. Urutan uji helai dan uji tempel sebelum layanan kimia dijelaskan di konsultasi dan patch test.

Beda dengan Keratin dan Hair Botox

Ketiganya sering ditawarkan bersamaan, dan pelanggan menganggapnya sama. Bond builder bekerja di dalam struktur rambut selama dan sesudah proses kimia, sehingga hasilnya baru terasa sebagai rambut yang lebih jarang patah. Keratin dan hair botox melapisi dan mengisi batang rambut, sehingga hasilnya langsung terasa halus dan lebih berat. Rambut yang baru di-bleaching bisa menerima keduanya: bond builder selama bleaching, lalu perawatan pengisi setelah pewarnaan selesai. Pelanggan yang mengeluh rambutnya kasar setelah bleaching membutuhkan perawatan pengisi, bukan bond builder tambahan.

Biaya Bahan per Sesi

Bond builder profesional jauh lebih mahal per mililiter daripada bleaching itu sendiri, jadi biayanya perlu dihitung per sesi menurut panjang rambut. Sebagai ilustrasi, bila satu set tahap pertama dan kedua seharga Rp 2.400.000 cukup untuk sekitar 30 sesi rambut sebahu, biaya bahannya sekitar Rp 80.000 per sesi. Rambut sepinggang bisa memakai dua kali lipat, sehingga biayanya mendekati Rp 160.000. Angka sebenarnya berbeda per merek, jadi timbang pemakaian nyata selama dua minggu per kategori panjang rambut, dengan cara yang sama seperti menghitung biaya bahan per layanan.

Hitung juga waktunya. Tahap kedua menambah 15 sampai 25 menit kursi, termasuk bilas tambahan. Masukkan tambahan waktu itu ke durasi layanan bleaching, supaya slot booking berikutnya tidak bergeser setiap kali bond builder dipakai.

Masuk Harga atau Dijual Terpisah

Ada dua cara menjualnya. Cara pertama, bond builder masuk ke harga semua layanan bleaching dan pengangkatan warna tinggi. Harga layanan naik sebesar biaya bahan ditambah margin, dan tidak ada pelanggan yang menolak bahan itu lalu menyalahkan salon saat rambutnya patah. Cara ini cocok untuk salon yang banyak mengerjakan warna terang.

Cara kedua, bond builder menjadi tambahan terpisah di menu, misalnya baris Bond Builder dengan harga per panjang rambut. Di banyak salon, harga bond builder sebagai tambahan dipasang mulai sekitar Rp 100.000 untuk rambut pendek sampai Rp 350.000 atau lebih untuk rambut panjang. Cara ini cocok untuk pewarnaan biasa, saat bahan ini memang pilihan.

Kombinasi keduanya paling mudah dijalankan: masuk harga untuk bleaching, tambahan untuk pewarnaan biasa. Pelanggan yang menolak tambahan pada layanan yang dianjurkan dicatat penolakannya, supaya percakapan saat ada keluhan tidak berubah menjadi adu ingatan.

Catat di Kartu Pelanggan

Setelah setiap sesi, tulis merek yang dipakai, tahap mana saja yang dikerjakan, takaran per gram bleaching, dan kondisi rambut setelah dibilas. Kunjungan berikutnya, stylist lain bisa mengulang takaran yang sama tanpa menebak. Dengan catatan pelanggan di Kasera, catatan itu tersimpan di profil pelanggan bersama riwayat kunjungannya, termasuk catatan bila pelanggan menolak bond builder.

Pertanyaan Umum

Siap modernisasi salon?

Bergabung dengan salon dan barbershop di Indonesia yang berkembang bersama Kasera.

Gratis 14 hari. Tanpa kartu kredit.