Tips & Trik7 menit baca

Mengakhiri Masa Percobaan Karyawan Salon

Masa percobaan yang lewat tanpa keputusan membuat karyawan diangkat karena lupa. Cara menilai, mencatat, dan menutupnya sebelum bulan ketiga.

Tim Kasera

19 September 2026

Poin Penting

  • Masa percobaan berakhir sendiri kalau tidak ada yang menutupnya, sehingga karyawan terangkat karena kalender, bukan karena keputusan.
  • Batasnya tiga bulan, hanya berlaku pada perjanjian kerja waktu tidak tertentu, dan hanya ada bila tertulis di perjanjian kerja.
  • Serahkan empat sampai enam kriteria tertulis pada hari pertama. Kriteria yang tidak pernah dibaca karyawan bukan kriteria, melainkan catatan pribadi.
  • Jadwalkan tiga titik periksa sejak hari pertama: hari ke-30 untuk memastikan pelatihannya berjalan, hari ke-60 untuk menyampaikan posisi dengan terus terang, hari ke-75 untuk memutuskan.
  • Putuskan di hari ke-75, bukan hari ke-90, agar tersisa waktu memberi tahu orangnya, menyiapkan pembayaran hak, dan mengatur ulang jadwal shift.
  • Catat satu baris per minggu, termasuk apakah kekurangan itu sudah disampaikan. Penilaian dari ingatan hanya merekam dua minggu terakhir.
  • Pendapatan stylist baru adalah ukuran yang menyesatkan karena mencerminkan jam dan layanan yang diberikan kepadanya, bukan kemampuannya.
  • Memperpanjang bukan pilihan. Untuk keraguan pada satu jenis layanan, batasi lingkup pekerjaannya setelah pengangkatan dan tulis tanggal peninjauan berikutnya.
  • Pengangkatan pun perlu tertulis, lengkap dengan tanggal, posisi, perubahan upah, dan jadwal peninjauan berikutnya.

Masa percobaan karyawan salon punya satu sifat yang membuatnya sering gagal: masa percobaan berakhir sendiri. Tanggalnya lewat tanpa rapat, tanpa surat, dan tanpa percakapan, lalu karyawan baru resmi menjadi bagian tetap tim karena tidak ada yang menghentikannya. Keputusannya tetap terjadi. Yang membuatnya diambil hanya bukan pemilik salon, melainkan kalender.

Harganya baru terasa belakangan. Menghentikan stylist di bulan kedelapan berarti mengulang perekrutan, mengulang pelatihan, dan menjelaskan kepergiannya kepada pelanggan yang sudah terbiasa dengan orang itu. Di bulan kedua, hal yang sama hanya butuh satu percakapan dan pembayaran hak yang tersisa.

Yang Diatur dan Yang Tidak

Empat hal perlu dipegang sebelum menyusun cara menilainya.

Masa percobaan paling lama tiga bulan. Masa percobaan hanya berlaku pada perjanjian kerja waktu tidak tertentu, sehingga pada perjanjian kerja waktu tertentu ketentuannya batal demi hukum dan waktunya tetap terhitung sebagai masa kerja. Upah selama masa percobaan tidak boleh berada di bawah upah minimum yang berlaku di daerah salon beroperasi. Dan yang paling sering terlewat, masa percobaan hanya ada bila tertulis di perjanjian kerja, karena kesepakatan lisan pada hari pertama tidak menciptakannya.

Perbedaan kedua jenis perjanjian kerja beserta konsekuensinya diuraikan di kontrak kerja stylist. Ketentuan ketenagakerjaan berubah dari waktu ke waktu, jadi rumusan kontrak yang dipakai sebaiknya diperiksakan ke Dinas Ketenagakerjaan setempat sebelum diberlakukan ke seluruh tim.

Di luar empat hal itu, hampir semuanya adalah keputusan operasional. Dan di situlah masalahnya biasanya berada, bukan di hukumnya.

Tulis Kriterianya di Hari Pertama

Penilaian karyawan baru salon yang adil dimulai dari satu halaman yang diserahkan pada hari pertama, bukan dari kesan yang terkumpul selama tiga bulan. Isinya empat sampai enam kriteria, ditulis sebagai hal yang bisa diamati orang lain, bukan sebagai sifat.

Untuk stylist atau barber, kriteria yang benar-benar terpakai biasanya: hasil yang konsisten pada layanan inti menu, durasi kerja yang mendekati durasi yang tertulis di menu, kedisiplinan mencatat transaksi di kasir atas namanya sendiri, penanganan alat dan kebersihan station, serta cara merespons pelanggan yang tidak puas. Untuk kasir atau staf depan, ganti tiga yang pertama dengan ketepatan memasukkan booking, kecocokan uang laci saat tutup, dan kecepatan membalas pesan masuk.

Satu kriteria lagi pantas ditulis terpisah karena sering menjadi alasan sebenarnya di balik keputusan berhenti: kesediaan menerima koreksi. Orang yang mengulang kesalahan yang sama setelah dikoreksi tiga kali adalah masalah berbeda dari orang yang belum mahir.

Serahkan halaman itu bersama kontrak, lalu simpan satu salinan bertanda tangan. Kriteria yang tidak pernah dibaca karyawan baru bukan kriteria, melainkan catatan pribadi pemilik. Bahan apa saja yang perlu diajarkan lebih dulu agar kriteria itu masuk akal dibahas di cara training karyawan baru.

Tiga Titik Periksa: Hari 30, 60, dan 75

Jadwalkan ketiganya di kalender pada hari orang itu mulai bekerja, bukan nanti.

Hari ke-30 adalah pemeriksaan pelatihan. Pertanyaannya bukan apakah orang ini layak dipertahankan, melainkan apakah dia sudah mendapat yang dijanjikan: siapa yang mendampingi, layanan apa yang boleh dipegang sendiri, dan di mana letak SOP yang berlaku. Banyak masa percobaan yang berakhir buruk sebenarnya gagal di sini, karena tidak ada yang pernah mengajari.

Hari ke-60 adalah percakapan paling penting dan paling sering dilewati. Sampaikan posisi saat itu dengan terus terang, termasuk bila arahnya sedang tidak baik. Karyawan yang baru mengetahui ketidakpuasan pemiliknya pada hari terakhir berhak merasa diperlakukan tidak adil, dan biasanya benar. Sebutkan dua hal yang harus berubah dan seperti apa bentuk perubahannya pada minggu-minggu tersisa.

Hari ke-75 adalah hari keputusan. Bukan hari ke-90, sebab keputusan yang diambil pada hari terakhir tidak menyisakan waktu untuk memberi tahu orangnya, menyiapkan pembayaran hak, mengatur ulang jadwal shift, dan menghubungi pelanggan yang sudah memesan dengan nama itu. Dua minggu adalah jarak yang wajar antara keputusan dan hari terakhir.

Catat Mingguan, Bukan dari Ingatan

Ingatan memampatkan tiga bulan menjadi dua minggu terakhir ditambah satu kejadian paling berkesan. Penilaian yang disusun dari ingatan karena itu hampir selalu keliru, ke arah mana pun kelirunya.

Obatnya sederhana dan butuh dua menit sepekan: satu baris per minggu di catatan yang sama, berisi tanggal, satu hal yang berjalan baik, satu hal yang perlu diperbaiki, dan apakah hal itu sudah disampaikan kepada orangnya. Baris keempat itu yang paling berguna nanti, karena memisahkan kekurangan yang pernah dikoreksi dari kekurangan yang hanya diperhatikan diam-diam.

Sebagian bahannya tidak perlu ditulis manual. Catatan kehadiran memberi pola keterlambatan tanpa perdebatan tentang siapa yang ingat apa, dan rekap jam masuk per shift bisa diambil dari absensi karyawan di akhir bulan. Transaksi yang tercatat atas nama masing-masing orang memberi jumlah pelanggan yang dilayani per minggu.

Angka yang Layak Dipantau, dan Angka yang Menyesatkan

Pendapatan yang dihasilkan stylist baru adalah ukuran yang buruk pada bulan pertama. Orang baru mendapat pelanggan sisa, jam sepi, dan layanan yang paling mudah. Menilai dari angka itu sama saja menilai jadwal yang diberikan kepadanya.

Yang lebih jujur adalah tiga hal yang berada dalam kendalinya. Pertama, selisih antara durasi kerja sebenarnya dan durasi menu, diukur dari sepuluh sesi berturut-turut, bukan dari kesan bahwa dia lambat. Kedua, jumlah pengerjaan ulang dan komplain yang berujung koreksi gratis. Ketiga, berapa banyak pelanggan yang dilayaninya kembali memesan dengan namanya, yang baru berarti setelah bulan kedua dan tetap perlu dibaca dengan hati-hati untuk salon yang pelanggannya jarang memilih orang.

Bandingkan angka-angka itu dengan stylist lain di salon yang sama pada periode yang sama, bukan dengan patokan umum dari luar. Cara menjaga hasil tetap setara antar orang dibahas di menjaga hasil konsisten antar stylist.

Tiga Akhir yang Mungkin

Diangkat, dihentikan, atau diperpanjang. Pilihan ketiga tidak tersedia, karena tiga bulan adalah batasnya. Keinginan memperpanjang hampir selalu berarti salah satu dari dua hal: kriterianya tidak pernah jelas sejak awal, atau keputusannya sudah jelas tetapi terasa berat untuk disampaikan. Keduanya tidak membaik dengan menambah waktu.

Untuk keraguan yang sungguh-sungguh menyangkut keahlian, yang bisa diubah adalah lingkup pekerjaannya setelah pengangkatan, bukan lama percobaannya. Seorang colorist yang belum siap memegang koreksi warna tetap bisa diangkat dengan menu terbatas dan tanggal peninjauan berikutnya yang tertulis.

Percakapan Penutupnya

Lima belas menit, di ruangan tertutup, di awal shift dan bukan di akhir hari yang melelahkan. Sebutkan keputusannya di kalimat pertama, lalu alasannya. Urutan terbalik membuat orang mendengarkan seluruh penjelasan sambil menebak arahnya, dan tidak ada yang mendengar dengan baik dalam keadaan itu.

Alasannya merujuk pada kriteria yang diserahkan di hari pertama, dengan dua atau tiga contoh bertanggal. Percakapan ini bukan perdebatan dan tidak perlu diakhiri dengan persetujuan orangnya. Yang wajar diberikan adalah kesempatan bertanya dan surat keterangan bekerja yang jujur menyebut periode serta posisinya.

Bila keputusannya menghentikan, siapkan pembayaran hak yang tersisa sebelum percakapan, bukan sesudahnya. Perhitungan upah, sisa lembur, dan komponen lain yang melekat sebaiknya dikonfirmasi ke Dinas Ketenagakerjaan setempat bila ada keraguan, karena kesalahan di bagian ini yang paling sering berlanjut menjadi perselisihan.

Hari Terakhir dan Hari Setelahnya

Urutan hari terakhir berlaku sama, baik untuk orang yang baru tiga bulan maupun yang sudah bertahun-tahun: kunci dan alat kembali, akun kasir dinonaktifkan hari itu juga, akses ke jadwal dan data pelanggan dicabut, dan nomor salon berpindah tangan bila selama ini dipegang orang tersebut. Catatan pelanggan, formula warna, serta riwayat kunjungan adalah milik salon dan tinggal di sistem. Rinciannya ada di serah terima karyawan salon yang keluar.

Bila keputusannya mengangkat, sampaikan juga secara tertulis. Surat pengangkatan yang menyebut tanggal, posisi, dan perubahan upah bila ada jauh lebih berarti daripada ucapan selamat di grup. Tetapkan sekalian tanggal peninjauan berikutnya, misalnya enam bulan, supaya penilaian tidak kembali berhenti selama bertahun-tahun.

Yang Paling Sering Terulang

Empat kesalahan muncul berulang di salon dengan ukuran berapa pun. Kriteria tidak pernah ditulis, sehingga keputusannya bergantung pada suasana hati di minggu terakhir. Umpan balik disimpan sampai hari terakhir, sehingga orangnya tidak pernah punya kesempatan memperbaiki. Tanggal berakhirnya masa percobaan tidak ada di kalender siapa pun. Dan yang terakhir, keputusan ditunda karena salon sedang ramai, lalu orang yang sejak bulan pertama sudah diketahui tidak cocok tetap bekerja selama dua tahun berikutnya. Cara menyaring kandidat lebih awal agar kejadian itu lebih jarang dibahas di cara rekrut stylist salon.

Tim Kasera

Kasera membantu pemilik salon, barbershop, dan spa di Indonesia mengelola bisnis mereka dengan lebih efisien.

Siap modernisasi salon?

Bergabung dengan salon dan barbershop di Indonesia yang berkembang bersama Kasera.

Gratis 14 hari. Tanpa kartu kredit.