Pembayaran

Apa Itu QRIS?

Panduan lengkap tentang QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard): apa itu, bagaimana cara kerjanya, siapa yang bisa menggunakannya, dan mengapa salon.

Definisi

Apa Itu QRIS?

What Is QRIS?

Panduan lengkap tentang QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard): apa itu, bagaimana cara kerjanya, siapa yang bisa menggunakannya, dan mengapa salon.

49 juta+

Merchant QRIS terdaftar di Indonesia (per 2024)

Rp16,5 triliun

Rata-rata nilai transaksi QRIS per bulan di 2024

900 juta+

Total transaksi QRIS selama tahun 2024

QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah standar kode QR nasional yang dikembangkan oleh Bank Indonesia untuk menyatukan berbagai metode pembayaran digital di Indonesia. Sebelum QRIS hadir, setiap penyedia pembayaran punya kode QR sendiri. Bayangkan meja kasir salon yang penuh berbagai kode QR berbeda: satu untuk GoPay, satu untuk OVO, satu lagi untuk ShopeePay. Situasi ini membingungkan pelanggan dan menyulitkan pemilik usaha. QRIS menyelesaikan masalah itu dengan satu kode QR yang bisa dipindai dari aplikasi pembayaran mana pun, baik e-wallet maupun mobile banking. Jadi jika ada pertanyaan sederhana soal qris adalah apa, jawabannya: satu kode untuk semua aplikasi pembayaran.

Cara kerja QRIS sederhana. Pelanggan membuka aplikasi pembayaran favorit, memindai kode QRIS di kasir, lalu menyelesaikan transaksi. Dana masuk ke rekening pemilik usaha tanpa perlu menyiapkan uang kembalian atau khawatir soal uang palsu. Untuk bisnis salon dan kecantikan, ini sangat praktis karena transaksi harian bisa berkisar dari Rp50.000 untuk potong rambut hingga Rp2.000.000 untuk paket perawatan lengkap. Semua rentang nominal itu bisa dibayar lewat Pembayaran QRIS tanpa repot menghitung kembalian.

Siapa yang bisa menggunakan QRIS? Hampir semua pelaku usaha di Indonesia, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. Untuk mendaftar, pemilik usaha perlu memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh penyelenggara jasa pembayaran yang terdaftar di Bank Indonesia (QRIS). Prosesnya tidak serumit yang dibayangkan, dan banyak penyedia layanan pembayaran yang membantu proses pendaftaran.

Bagi pemilik salon, menerima QRIS bukan sekadar mengikuti tren. Ini soal kenyamanan pelanggan dan efisiensi operasional. Pelanggan yang tidak membawa uang tunai tetap bisa membayar. Pencatatan transaksi jadi lebih lengkap karena setiap pembayaran tercatat digital. Risiko kehilangan uang tunai dari kasir juga berkurang. Dengan semakin banyak konsumen Indonesia yang terbiasa membayar lewat QR code, menyediakan QRIS di salon menjadi langkah logis untuk menjaga bisnis tetap relevan.

Cara Kerja

1

Kasir Menampilkan Kode QRIS

Saat pelanggan siap membayar, kasir menampilkan kode QRIS. Kode ini bisa berupa stiker cetak yang ditempel di meja kasir (statis) atau kode yang muncul di layar dengan nominal spesifik (dinamis). Sistem POS yang mendukung QRIS biasanya bisa menampilkan kode dinamis otomatis sesuai total tagihan.

2

Pelanggan Memindai dengan Aplikasi Pembayaran

Pelanggan membuka aplikasi pembayaran pilihan mereka, bisa e-wallet seperti GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, atau mobile banking seperti BCA Mobile, Livin' by Mandiri, dan BRImo. Lalu pindai kode QRIS yang ditampilkan di kasir.

3

Konfirmasi dan Selesaikan Pembayaran

Pelanggan mengecek nominal yang tertera di layar aplikasi, lalu mengonfirmasi pembayaran. Untuk kode QRIS statis, pelanggan perlu mengetik nominal secara manual. Untuk kode dinamis, nominal sudah terisi otomatis sehingga mengurangi risiko kesalahan.

4

Notifikasi Pembayaran Berhasil

Setelah pembayaran berhasil, kasir dan pelanggan sama-sama terima notifikasi. Transaksi tercatat digital, jadi tidak perlu mencatat manual atau mencetak struk terpisah. Riwayat transaksi bisa dipantau kapan saja untuk keperluan rekonsiliasi.

Cerita Nyata

Pemilik salon rumahan

Masalah

Sering kehilangan pelanggan walk-in karena mereka tidak membawa uang tunai dan tidak ada opsi pembayaran digital di salon.

Solusi

Dengan menyediakan QRIS di kasir, pelanggan yang hanya membawa smartphone tetap bisa membayar. Pemilik salon tidak perlu menyiapkan mesin EDC yang mahal. Cukup satu kode QRIS, semua aplikasi pembayaran pelanggan bisa digunakan, baik untuk cuci rambut Rp40.000 maupun creambath Rp150.000.

Pemilik barbershop dengan 3 kursi

Masalah

Setiap akhir bulan sulit mencocokkan catatan pendapatan karena sebagian besar transaksi tunai tidak tercatat lengkap. Selisih antara catatan dan uang di laci kasir bisa mencapai Rp500.000 per bulan.

Solusi

Dengan mengarahkan lebih banyak pelanggan membayar via QRIS, setiap transaksi otomatis tercatat digital. Pemasukan harian bisa dipantau tanpa perlu mencocokkan catatan manual. Selisih kas berkurang drastis karena jejak pembayaran jelas, dan rekonsiliasi akhir bulan jauh lebih mudah.

Manajer beauty clinic dengan banyak pelanggan tetap

Masalah

Banyak pelanggan melakukan perawatan senilai Rp1.500.000 hingga Rp3.000.000, tapi tidak nyaman membawa uang tunai sebanyak itu. Sebagian menunda booking karena harus ke ATM dulu.

Solusi

QRIS mendukung transaksi dengan nominal besar langsung dari mobile banking pelanggan. Pelanggan tidak perlu ke ATM atau membawa uang tunai dalam jumlah besar. Proses pembayaran jadi lebih cepat dan nyaman untuk kedua pihak.

Pertanyaan Umum

Apa bedanya QRIS statis dan QRIS dinamis?

QRIS statis adalah kode QR yang dicetak dan ditempel di kasir. Nominalnya tidak terisi otomatis, jadi pelanggan perlu mengetik sendiri jumlah pembayaran. QRIS dinamis ditampilkan di layar (misalnya lewat sistem POS) dengan nominal yang sudah sesuai tagihan. QRIS dinamis lebih praktis untuk bisnis salon karena mengurangi risiko pelanggan salah ketik nominal.

Apakah semua e-wallet dan mobile banking bisa dipakai untuk scan QRIS?

Ya, selama aplikasi tersebut sudah mendukung standar QRIS dari Bank Indonesia. Hampir semua e-wallet besar (GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, LinkAja) dan mobile banking (BCA, BRI, Mandiri, BNI, dan puluhan bank lainnya) sudah mendukung QRIS. Jadi pelanggan bebas memilih aplikasi yang mereka gunakan sehari-hari.

Apakah QRIS cocok untuk bisnis salon dan kecantikan?

Sangat cocok. Bisnis salon punya transaksi yang bervariasi, mulai dari Rp30.000 untuk cuci rambut hingga jutaan rupiah untuk paket perawatan. QRIS bisa menangani semua rentang nominal ini. Selain itu, banyak pelanggan salon yang lebih memilih pembayaran non-tunai. Fitur Pembayaran QRIS di sistem kasir akan mempermudah operasional harian.

Bagaimana cara mulai menerima pembayaran QRIS di salon?

Langkah pertama adalah mendaftar melalui penyedia jasa pembayaran (Payment Service Provider) yang terdaftar di Bank Indonesia. Setelah proses verifikasi selesai, kode QRIS bisa langsung digunakan. Banyak sistem POS modern yang sudah menyediakan integrasi QRIS sehingga prosesnya lebih mudah.

Apakah transaksi QRIS aman?

Ya. QRIS diatur langsung oleh Bank Indonesia dengan standar keamanan yang ketat. Setiap transaksi diproses melalui jaringan pembayaran resmi, dan pelanggan harus mengonfirmasi pembayaran di aplikasi mereka sebelum dana berpindah. Ini jauh lebih aman dibandingkan menerima uang tunai dalam jumlah besar di kasir.

Apakah ada batas minimal atau maksimal transaksi QRIS?

Bank Indonesia menetapkan batas maksimum per transaksi untuk QRIS, dan ketentuannya bisa berbeda tergantung jenis merchant. Untuk informasi terbaru mengenai batas transaksi dan ketentuan lainnya, bisa merujuk langsung ke regulasi Bank Indonesia atau menanyakan ke penyedia jasa pembayaran tempat mendaftar.

Siap modernisasi salon?

Bergabung dengan salon dan barbershop di Indonesia yang berkembang bersama Kasera.

Daftar Sekarang

Gratis 14 hari. Tanpa kartu kredit.