Kasera

Laporan Pendapatan

Tahu persis berapa uang masuk hari ini, tanpa hitung nota.

Lihat pendapatan salon Anda secara real-time: per hari, per minggu, per bulan. Breakdown berdasarkan layanan, stylist, dan metode pembayaran. Bandingkan performa antar periode dan identifikasi tren.

Pertanyaan paling mendasar bagi pemilik salon seharusnya mudah dijawab: berapa pendapatan hari ini? Minggu ini? Bulan ini? Tapi kenyataannya, banyak salon di Indonesia masih menghitung omset dari tumpukan nota kertas di akhir hari. Angkanya sering tidak cocok, tren pendapatan hanya bisa dirasakan, bukan diukur. Seorang pemilik salon di Bandung pernah cerita bahwa dia baru sadar omsetnya turun 15% setelah tiga bulan berlalu, karena selama itu dia hanya mengandalkan perkiraan kasar.

Laporan Pendapatan Kasera menjawab semua pertanyaan itu secara instan. Setiap transaksi yang dicatat di POS Kasera langsung masuk ke laporan. Anda bisa lihat total pendapatan hari ini, minggu ini, atau bulan ini hanya dalam satu tap. Tidak perlu menunggu rekap akhir bulan. Kalau pagi Anda sudah melayani 5 pelanggan dengan total Rp750.000, angka itu langsung terlihat di dashboard.

Yang membuat laporan ini benar-benar berguna adalah kemampuan breakdown. Anda bisa melihat pendapatan berdasarkan jenis layanan (potong rambut vs coloring vs creambath), berdasarkan stylist (siapa yang menghasilkan paling banyak), dan berdasarkan metode pembayaran (tunai vs QRIS). Misalnya, Anda mungkin menemukan bahwa layanan hair coloring menyumbang 40% dari total omset padahal hanya 20% dari jumlah transaksi. Insight seperti ini membantu Anda menentukan layanan mana yang perlu dipromosikan dan mana yang perlu dievaluasi harganya.

Laporan juga mendukung perbandingan antar periode. Bandingkan pendapatan bulan ini dengan bulan lalu, atau minggu ini dengan minggu yang sama bulan sebelumnya. Tren naik atau turun langsung terlihat, sehingga Anda bisa bertindak cepat sebelum masalah membesar. Data ini juga sangat membantu saat Anda perlu menyiapkan catatan keuangan untuk pelaporan pajak. Semua angka sudah tersusun rapi, tinggal dilihat di modul laporan dan Anda siap melaporkan pendapatan usaha ke Direktorat Jenderal Pajak dengan percaya diri.

Cara Kerja

1

Transaksi dicatat di POS

Setiap layanan dan pembayaran yang masuk lewat POS Kasera otomatis tercatat lengkap dengan detail stylist, jenis layanan, dan metode bayar.

2

Laporan terisi otomatis

Data mengalir ke laporan pendapatan secara real-time. Tidak perlu input tambahan atau rekap manual di akhir hari.

3

Filter dan breakdown

Pilih periode yang ingin dilihat, lalu filter berdasarkan layanan, stylist, atau metode pembayaran untuk mendapatkan gambaran yang lebih detail.

4

Bandingkan dan ambil keputusan

Bandingkan performa antar periode untuk melihat tren. Gunakan data ini untuk menyesuaikan strategi promo, harga, atau jadwal operasional salon Anda.

Cerita Nyata

Nita, pemilik salon kecantikan di Surabaya

Masalah

Nita menghitung omset harian dari nota kertas setiap malam. Prosesnya butuh 30 menit dan sering ada selisih Rp50.000 sampai Rp100.000. Di akhir bulan, dia tidak pernah tahu angka pasti pendapatan dan hanya bisa memperkirakan.

Solusi

Dengan laporan pendapatan Kasera, Nita cukup buka dashboard di HP untuk melihat total pendapatan hari ini. Data dari POS masuk otomatis, termasuk pembayaran QRIS. Rekap bulanan yang dulu butuh berjam-jam sekarang tinggal satu klik. Selisih nota yang biasa terjadi pun hilang karena semua tercatat digital.

Rizal, pemilik barbershop di Palembang

Masalah

Rizal merasa omset bulan lalu lebih rendah tapi tidak punya data untuk membuktikannya. Dia tidak tahu apakah penurunan karena layanan tertentu yang kurang laku atau karena barber tertentu kurang produktif.

Solusi

Laporan Kasera menunjukkan perbandingan bulan ke bulan dengan breakdown per layanan dan per barber. Rizal akhirnya tahu bahwa penurunan omset sebesar Rp2.500.000 terjadi karena layanan cukur jenggot berkurang drastis, sementara layanan potong rambut tetap stabil. Dengan insight ini, dia langsung membuat promo paket potong plus cukur jenggot.

Dewi, pemilik nail art studio di Yogyakarta

Masalah

Dewi punya tiga nail artist dan ingin tahu siapa yang paling produktif. Selama ini dia hanya mengandalkan ingatan dan kesan, bukan angka. Akibatnya, pembagian komisi sering menimbulkan perdebatan.

Solusi

Dengan breakdown per stylist di laporan Kasera, Dewi bisa melihat berapa omset yang dihasilkan masing-masing nail artist setiap bulan. Data ini menjadi dasar yang adil dan transparan untuk menentukan komisi, tanpa perlu berdebat lagi.

Tantangan yang Diselesaikan

Jadwal stylist bentrok dan pelanggan kecewa

No-show pelanggan tanpa konfirmasi

Catatan pembayaran masih manual di buku

Sulit menghitung komisi stylist yang adil

Pertanyaan Umum

Cocok Untuk

Salon Rambut
Barbershop
Spa & Massage

Siap modernisasi salon Anda?

Bergabung dengan salon dan barbershop di Indonesia yang berkembang bersama Kasera.